Daily Archives: 03/18/2021

Penyerahan Sertifikat Hasil Penilaian PROPER Nasional Tahun 2019 – 2020

Category : Uncategorized

BALIKPAPAN – “Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) tahun 2019/2020 merupakan hasil evaluasi kinerja penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan di bidang pengelolaan lingkungan hidup” buka Bapak E.A Rafiddin Rizal pada kegiatan Penyerahan Sertifikat Hasil PROPER Nasional Tahun 2019-2020 yang deiselenggarakan di Hotel Grand Jatra Balikpapan (18/03).

“Dimana mekanisme dan kriteria penilaian tahun 2019/2020 berdasarkan pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014 tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup” lanjut beliau.

Dengan aspek utama dalam penilaiannya adalah ketaatan dunia usaha tersebut dalam hal Dokumen Lingkungan, Pengendalian Pencemaran Air, Pengendalian Pencemaran Udara, Pengelolaan Limbah B3, serta Kerusakan Lahan (khusus perusahaan pertambangan), serta dimulai di tahun 2020 ini dengan adanya pandemi Covid-19, maka ditambahkan kriteria sensitivitas dan daya tanggap perusahaan terhadap kebencanaan dalam penilaian aspek pemberdayaan masyarakat.

Pada masa pandemi covid-19 ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tetap melakukan penilaian ketaatan dunia usaha terhadap peraturan perundangan Pengelolaan Lingkungan Hidup melalui SISTEM PELAPORAN ELEKTRONIK (SIMPEL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, yang pada periode 2019/2020 ini kegiatan proper diikuti 2.038 perusahaan diseluruh wilayah Indonesia dan Provinsi Kalimantan Timur mengikutkan 71 perusahaan peserta PROPER.

Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia nomor SK.460/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2020 tentang Hasil Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Tahun 2019/2020, untuk perusahaan di wilayah Provinsi Kalimantan Timur diperoleh hasil sebagai berikut :

      • 4 (empat) perusahaan mendapat peringkat EMAS
      • 17 (tujuh belas) perusahaan mendapat peringkat HIJAU
      • 47 (empat puluh tujuh) Perusahaan mendapat peringkat BIRU
      • 2 (dua) Perusahaan mendapat peringkat MERAH

Khusus penghargaan peringkat EMAS, dimana merupakan penghargaan tertinggi pada penilaian ini,  penganugerahan telah diserahkan langsung oleh Menteri KLHK RI Ibu Siti Nurbaya di Jakarta yang disiarkan langsung secara daring melalui zoom dan live via youtube pada hari Senin, tanggal 14 Desember 2020.

“Penghargaan tersebut telah diserahkan secara langsung kepada PT.PUPUK KALTIM, PT. BADAK NGL, PT.KALTIM PRIMA COAL, dan PT.KIDECO JAYA AGUNG” lanjut beliau

Sementara untuk penyerahan SERTIFIKAT, baik itu peringkat EMAS, HIJAU, BIRU maupun MERAH, selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah Provinsi untuk diberikan kepada masing-masing perusahaan yang berada wilayahnya, dimana untuk Provinsi Kalimantan Timur sendiri, penyerahan dilakukan kepada 70 (Tujuh Puluh) perusahaan yang meliputi industrI di bidang pabrik pengolahan kelapa sawit, industri pertambangan batubara, energi, minyak dan gas serta petrokimia.

“Berdasarkan hal tersebut, maka Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur pada hari ini melaksanakan kegiatan penyerahan sertifikat PROPER ini” ungkap beliau.

Khusus untuk peringkat HIJAU, dari 41 (Empat Puluh Satu) perusahaan yang diusulkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, terdapat 17 (Tujuh Belas) perusahan yang berhasil mendapatkan mendapatkannya :

      1. PT. Berau Coal Site Lati
      2. PT. Berau Coal Site Sambarata
      3. PT. Berau Coal Site Binungan
      4. PT. Pertamina EP Asset 5 Sanga sanga Field
      5. PT. Pertamina (Persero) – MOR V Integrated Terminal Balikpapan
      6. PT. Pertamina (Persero) MOR VI DPPU Sepinggan
      7. PT. Pertamina Hulu Kalimantan Timur (Daerah Operasi Bagian Selatan)
      8. PT. Pertamina Hulu Kalimantan Timur (Daerah Operasi Bagian Utara)
      9. PT. Pertamina Hulu Mahakam Lapangan Bekapai Senipah Peciko
      10. PT. Pertamina Hulu Mahakam Lapangan South Processing Unit
      11. PT. Pertamina Hulu Mahakam Lapangan North Processing Unit
      12. PT. Pertamina Hulu Mahakam Lapangan Central Processing Unit
      13. PT. Pertamina Hulu Mahakam Lapangan Central Processing Area
      14. PT. Pertamina Hulu Sanga sanga Lapangan Samberah
      15. PT. Pertamina Hulu Sanga sanga Lapangan Badak
      16. PT. Pertamina Hulu Sanga sanga Lapangan Mutiara
      17. PT. Pertamina Gas Area Kalimantan SKG Bontang

Pada kesempatan tersebut, beliau mengungkapkan bahwa dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, maka telah diterbitkan juga Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Sehingga untuk mekanisme dan kriteria penilaian Proper tahun depan akan mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup” ucap beliau.

Pada bagian akhir sambutannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan ucapan Selamat kepada perusahaan yang telah mendapatkan peringkat EMAS dan HIJAU yang selama ini telah berkerja keras dalam pengelolaan lingkungan hidup.

“Perusahaan penerima peringkat EMAS dan HIJAU, telah berhasil menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan Hidup, untuk itu agar prestasi tersebut dipertahankan, dan untuk perusahaan yang mendapat peringkat BIRU dan MERAH, saya sangat mengharapkan agar dapat menngkatkan terus kinerja pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup agar lingkungan di Kalimantan Timur tetap lestari dan berkelanjutan” pungkas beliau

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Reviu Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2019 – 2023

Category : Uncategorized

BALIKPAPAN – Bertempat di Hotel Grand Jatra Balikpapan (17/03), Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan Reviu Rencana Strategis (Renstra) tahun 2019 – 2023.

Dibuka oleh Kepala Dinas, Bapak E.A. Rafiddin Rizal, kegiatan dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota se-Kaltim dan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Dikatakan oleh beliau, bahwa penyelenggaraan Rapat Reviu Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur tahun 2019-2021 dan Konsultasi Publik ini merupakan pelaksanaan dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.

“segala bentuk upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Provinsi Kalimantan Timur harus diselenggarakan dengan asas: kehati-hatian; pencegahan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan; pencemar membayar; kemanfaatan; keadilan; kelestarian dan keberlanjutan; transparan, partisipatif, dan akuntabel; keserasian dan keseimbangan; kearifan lokal; keterpaduan; dan keanekaragaman hayati” ungkap beliau.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa Penyusunan perencanaan pembangunan bidang lingkungan hidup ini dalam bentuk dokumen Rencana Strategis (Renstra) Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur tahun 2019-2023 yang berpedoman pada RPJMD Provinsi Kalimantan Timur tahun 2019-2023.

“Terdapat beberapa latar belakang dari pelaksanaan kegiatan ini, perubahan RPJMD Provinsi Kaltim Tahun 2019-2023, kemudian pelaksanaan atas Permendagri Nomor 90 tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, Dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan Dan Keuangan Daerah, juga terjadinya pandemi Covid-19, serta pembangunan IKN” ungkap beliau.

Selain hal tersebut, perlu diketahui juga bahwa Dalam rangka mendukung visi Gubernur Kalimantan Timur “Berani untuk Kalimantan Timur Berdaulat” dan misi yang ke-4 “Berdaulat dalam Pengelolaan SDA yang Berkelanjutan” maka Dinas Lingkungan Hidup Prov. Kalimantan Timur menetapkan tujuan Renstra DLH Tahun 2019-2023 yaitu: “Menurunnya Emisi Gas Rumah Kaca dari BAU Baseline” dengan sasaran “ Menurunnya Emisi GRK”, dengan Indikator Sasaran “Jumlah Penurunan Emisi dari 12,18 emisi (juta ton CO2eq) menjadi 15,56 emisi (juta ton CO2eq)” di tahun 2023.

Terkait hal ini, beliau menjelaskan bahwa telah dilakukan beberapa upaya terkait penurunan emisi ini.

“Peningkatan kualitas lingkungan hidup dalam pengendalian pencemaran dan kerusakan, peningkatan pengawasan, penyelesaian sengketa LH dan penegakan hukum serta penguatan kapasitas kelembagaan, optimalisasi perlindungan dan pengelolaan LH serta daya dukung dan daya tampung lingkungan dan peningkatan kualitas pengelolaan sampah dan limbah B3” papar beliau.

Di akhir kesempatannya beliau menyatakan bahwa sesuai arahan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Timur, maka Dinas Lingkungan Hidup menetapkan program prioritas, yaitu Program Pengendalian Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup (sesuai Permendagri Nomor 90 tahun 2019) dengan sasaran strategis yaitu terkendalinya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang selanjutnya dirumuskan 3 indikator kinerjanya yaitu Indeks Kualitas Air (IKA), Indeks Kualitas Udara (IKU) dan Indeks Kualitas Air Laut (IKAL).

(PPID DLH Prov. Kaltim)