Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur (DLH Kaltim) terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berbasis teknologi. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Fokus Grup Diskusi (FGD) Peningkatan Kompetensi SDM dengan tema “Penerapan Aplikasi E-Katalog Versi 6” yang berlangsung selama sehari di Hotel Jatra Balikpapan.(4/9/25)

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLH Provinsi Kaltim, Ibu Rina Juliati, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa peningkatan pemahaman terkait pengelolaan pengadaan barang dan jasa berbasis digital merupakan kebutuhan mendesak bagi aparatur, sejalan dengan perkembangan teknologi informasi dan regulasi yang berlaku.

“Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan aparatur DLH Kaltim dapat semakin siap menghadapi dinamika sistem pengadaan barang/jasa. Penguasaan terhadap aplikasi E-Katalog Versi 6 akan menjadi kunci dalam mewujudkan proses pengadaan yang lebih cepat, transparan, efisien, dan tepat sasaran,” ujarnya.

FGD ini menghadirkan dua narasumber utama yang berkompeten di bidangnya, yaitu:

Kedua narasumber tidak hanya menyampaikan materi secara teori, namun juga memberikan contoh studi kasus, praktik penggunaan aplikasi, dan membuka ruang diskusi interaktif dengan peserta.

Peserta FGD yang merupakan perwakilan dari berbagai bidang lingkup DLH Kaltim terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan. Banyak pertanyaan teknis diajukan terkait kendala dan solusi dalam penerapan aplikasi E-Katalog, sehingga diskusi berjalan dinamis dan penuh semangat.

Melalui FGD ini, DLH Kaltim berharap seluruh pegawai memiliki kompetensi yang lebih kuat dalam memanfaatkan sistem digital pengadaan barang dan jasa, sehingga setiap proses dapat berjalan lebih profesional, transparan, dan sesuai prinsip good governance.

Dengan meningkatnya pemahaman dan keterampilan SDM di bidang pengadaan, DLH Kaltim optimis dapat memberikan pelayanan publik yang lebih baik, serta mendukung terwujudnya pembangunan berwawasan lingkungan di Kalimantan Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *