Author Archives: Dinas Lingkungan Hidup

Rapat Implementasi Penyelamatan Ekosistem Danau Tahun 2021

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Difasilitasi Oleh Direktorat Pengendalian Kerusakan Perairan Darat, Direktorat Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan Rapat Implementasi Penyelamatan Ekosistem Danau Tahun 2021 secara daring (18/02).

Dipimpin oleh Kepala Dinas, Bapak E.A Rafiddin Rizal, rapat dengan tema Pengolaan Danau Kaskade Mahakam ini dihadiri oleh beberapa instansi diantaranya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BWKS K-IV, BPDASHL MB, Pemkab Kubar, Pemkab Kukar, Forum DAS Kaltim, Lemilka dan RASI.

Dipaparkan oleh Rizal pada rapat tersebut, bahwa Kawasan Danau Kaskade Mahakam ini merupakan Kawasan danau yang terdiri dari 20 danau dengan 3 danau besar yaitu Danau Semayang, Danau Melintang dan Danau Jempang.

Terletak di DAS Mahakam yang merupakan bagian dari wilayah Sungai Mahakam dengan daerah tangkapan air mencakup 4 kabupaten, yaitu Mahulu, Kubar, Kutim dan Kukar, dan secara garis besar diungkapkan oleh beliau bahwa Kawasan danau memiliki 3 fungsi, yaitu Ekologi, Ekonomi dan Sosial.

Dari rapat ini , diketahui bahwa Kawasan Danau Kaskade Mahakam saat ini memiliki beberapa permasalahan yang harus deselesaikan. Adanya lahan kritis di DTA danau, kemudian pengendapan dan pendangkalan, penurunan kualitas air, pertumbuhan gulma dan beberapa permasalah lain merupakan ancama yang cukuop serius yang harus dihadapi.

Oleh karena itu, dikatakan oleh Rizal, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menetapkan bahwa Kawasan Danau Kaskade Mahakam ini merupakan aset penting yang memiliki fungsi strategis secara lingkungan, ekonomi dan sosial.

Kemudian, dalam upaya pelestariannya, kawasan Danau Kaskade Mahakam ini juga ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Provinsi yang dituangkan kedalam Perda Kaltim No.1 tentang RTRW Kaltim.

Hal senada juga dituangkan pada Visi dan Misi Gubernur Kaltim Periode 2018 – 2023 dengan mendukung penyusunan dan pelaksanaan Rencana Pengelolaan Danau Kaskade Mahakam yang ditandatangi langsung oleh Gubernur Kaltim.

Selain itu, dijelaskan oleh beliau, bahwa keseriusan ini juga dituangkan pada SK Gubernur Kaltim Nomor.523.1/K.354/2018 tentangTim Pengelola Dana Kaskade Mahakam, yang mana saat ini SK tersebut juga sedang direvisi demi menyesuaikan dengan kondisi Danau Kaskade Mahakam saat ini, termasuk tugas dan fungsi masing-masing stakeholder yang tertuang didalamnya.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


HPSN 2021, DLH Prov. Kaltim menyelenggarakan Kegiatan Pengelolaan Sampah di Masa Pandemi

Category : Uncategorized

Dalam rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021 bertema “Sampah Bahan Baku Ekonomi di Masa Pandemi”, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur melakukan berbagai rangkaian kegiatan pemberian Informasi ,Edukasi  dan Kolaborasi dalam Pengelolaan Sampah sebagai berikut 

    1. Kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda melaksanakan donasi sampah (3 Februari 2021) ;
    2. Kolaborasii dengan PT. Addon Cadiac Alfa produsen alat incinerator limbah domestic ( SANKYO) dilakukan sosialisasi ke Dinas Lingkungan Hidup Kab/Kota Se- Kaltim ( 3 Februari 2021)
    3. Kolaborasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur, KLHK dalam acara Kalimantan Forest Youth Innovation sebagai mentor dalam penentuan pihak – pihak yang berpotensi menjadi konsumen atau bekerjasama terkait produk minyah mentah dari sampah domestic/plastic ( 15 Februari 2021)
    4. Lomba photo shot untuk umum (19 – 22 Februari 2021)
    5. Lomba pembuatan video pembelajaran untuk Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi sesuai dengan  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)  yang ada di sekolah terkait pengelolaan sampah di sekolah ( 19 – 21 Februari 2021)

E.A. Rafidin Rizal selaku Kepala Dinas  Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur mengatakan bahwa permasalahan persampahan menjadi tanggungjawab kita semua untuk itu pendekatan yang akan dilakukan adalah secara terus meneruskan melakukan edukasi dan pemberian informasi ke semua pihak sehingga nantinya akan terjalin kolaborasi dan sinergi dalam menyelesaikan permasalahan  persampahan di Kalimantan Timur.  

Sesuai dengan tema untuk HPSN 2021 , maka diharapkan dapat diubah pola pikir dan perilaku masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah sehingga nantinya sampah dapat menjadi sumber daya yang mempunyai nilai ekonomi sebagaimana amanat dari Undang – undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang pengelolan sampah.

Gubernur Kalimantan Timur telah menetapkan peraturan gubernur Nomor 75 Tahun 2020 tentang KEBIJAKAN DAN STRATEGI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN SAMPAH SEJENIS SAMPAH RUMAH TANGGA (JAKSTRADA) dimana target dari pengurangan sampah sebesar 30 % dan penanganan sampah 70 % pada Tahun 2025 , untuk itu bersama pemerintah kabupaten kota yang ada di Kalimantan Timur berkolaborasi dalam pencapaian target ini sesuai kebijakan dan strategi daerah masing – masing , baik dalam hal perumusan kebijakan maupun penyediaan sarana prasarana dalam pengelolaan sampah yang ada di Kalimantan Timur.

(PPID DLH Prov.Kaltim)


IKLH Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020

Category : Uncategorized

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) merupakan gambaran kondisi lingkungan hidup yang menjadi salah satu indikator kinerja pemerintah daerah di bidang pengelolaan lingkungan hidup.

            Perhitungan IKLH berasal dari penggabungan 4 indikator komponen lingkungan, yaitu Indeks Kualitas Air (IKA), yang diukur menggunakan 8 ( Delapan ) parameter yaitu pH, TSS, DO, BOD, COD, Nitrat,  Total Phosphat, dan Fecal Coliform. Indeks Kualitas Udara (IKU), yang diukur menggunakan 2 ( Dua ) parameter yaitu SO2 dan NO2,   Indeks Kualitas  Lahan (IKL) diukur berdasarkan luas tutupan lahan dan Indeks Kualitas Air Laut ( IKAL )  yang diukur menggunakan 5 ( Lima ) parameter yaitu  TSS, DO, N-NH3, PO4-P, Minyak & Lemak. Secara spesifik, perhitungan IKA, IKU,  IKL dan IKAL menggunakan data yang diperoleh dari:

    1. Hasil pemantauan kualitas air sungai
    2. Hasil pemantauan kualitas udara ambien dengan metode passive sampler pada 4 titik pemantauan yang mewakili area transportasi, pemukiman, perkantorandan industri.
    3. Hasil analisis tutupan lahan berdasarkan data citra satelit
    4. Hasil pemantauan kualitas air laut yang mewakili lokasi pemantauan biota air, kawasan pelabuhan dan wisata bahari.

Penggolongan IKLH yaitu: nilai IKLH >80 tergolong sangat baik, nilai 70 < IKLH ≤ 80 tergolong baik, nilai 60 < IKLH ≤ 70 tergolong cukup baik, nilai 50 < IKLH ≤ 60 tergolong kurang baik, nilai 40 < IKLH ≤ 50 tergolong sangat kurang baik, nilai 30 < IKLH ≤ 40 mendapatkan predikat waspada. Nilai IKLH Provinsi Kalimantan Timur tahun 2020 tergolong  baik yaitu 75,25 dengan nilai IKA sebesar 53,70, nilai IKU 89,06 , nilai IKL sebesar 79,76 dan IKAL sebesar 83,51. Nilai IKA dipengaruhi oleh berbagai variabel antara lain upaya pemulihan (restorasi) pada beberapa sumber air, penggunaan air, serta aktivitas sumber pencemar baik dari sektor industri, sektor pertambangan, pertanian dan domestik.

Nilai IKU dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain keadaan iklim, arah angin, topograf dan sumber pencemar udara akibat aktivitas manusia, baik dari sumber tidak bergerak seperti emisi cerobong pada industri maupun dari sumber bergerak yaitu kendaraan bermotor.  Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai IKL antara lain pembukaan lahan, kebakaran hutan/lahan, penebangan liar, dan rehabilitasi hutan/lahan. Sedangkan Nilai IKAL dipengaruhi oleh  sumber pencemar baik aktivitas manusia  berupa limbah domestik,  sektor industri , aktivitas pelabuhan maupun pembukaan lahan.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Rapat Daring Program dan Kegiatan DLH Tahun 2021

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Mengawali tahun 2021,Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur menyusun strategi baru.

Bertempat di ruang rapat Adipura, Kepala Dinas, E.A.Rafiddin Rafiddin Rizal memimpin jalannya rapat mengenai Pelaksanaan dan Kegiatan DLH tahun 2021 berikut rencana Kerja Tahun 2022 dan review Renstra DLH tahun 2019-2023.

Dipaparkan oleh beliau bahwa tahun ini perencanaan segala kegiatan harus direncanakan lebih matang lagi, dimana ini terkait dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum berlalu.

Dikatakan oleh beliau, kegiatan yang telah berjalan di tahun 2021 merupakan cerminan dari Kinerja Dinas Lingkungan Hidup Provinsi KalimantanTimur selama 1 tahun penuh, dimana setiap bidang telah menjalankan tupoksinya dengan baik.

Untuk itu beliau menekankan kepada segenap jajarannya untuk tetap mempertahankan kinerja yang telah berjalan selama ini, dan juga tidak lupa menekankan ke semua pegawai melalui kepala bidang masing-masing untuk memperhatikan Kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas sehari hari.

Karena menurut beliau, tugas bisa terlaksana dengan baik jika jiwa dan raga sehat.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Rapat Daring Revisi RPJMD 2019-2022 & Penyusunan RKPD 2022 Provinsi Kalimantan Timur

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Secara daring, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, Bapak. E.A. Rafiddin Rizal menghadiri Kick Off Meeting Perubahan RPJMD Kaltim Tahun 2019-2023 dan Penyusunan RKPD 2022 dari ruang rapat Adipura (28/01).

Terdapat tiga poin penting yang disampaikan oleh Bapak Gubernur Kaltim H.Isran Noor, pertama, tentang perubahan  RPJMD Provinsi Kaltim Tahun 2019-2023, kedua, tentang penjabaran perubahan RPJMD kedalam RKPD Provinsi Kaltim Tahun 2022 dan ketiga, tentang penguatan pendanaan pembangunan.

Disampaikan pula oleh Isran Noor, pelaksanaan ini dilatar belakangi oleh beberapa faktor;

Pertama, Peraturan Presiden No.18 Tahun 2020 tentang tentang RPJMN tahun 2020-2024 yang didalamnya memuat rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dan Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 tentang klasifikasi, kodefikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah.

Faktor kedua yaitu kondisi Pandemi Covid-19, dimana hal tersebut berpengaruh besar pada kinerja perekonomian dan keuangan daerah, adanya perubahan sosial yang berimplikasi pada tingkat kesejahteraan masyarakat.

Kemudian yang ketiga adalah hasil evaluasi RPJMD, dimana beberapa target indikator kinerja utama daerah perlu dilakukan penyesusaian dengan pertimbangan terhadap dampak Covid-19 yang mempengaruhi kinerja perekonomian dan keuangan daerah.

Lebih lanjut ditemui di sela rapat, Rizal mengatakan bahwa perubahan ini perlu dilakukan dan disesuaikan dengan kondisi Pandemi saat ini yang tentunya akan memberikan dampak yang baik bagi Provinsi Kalimantan Timur.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Bersama Pemerintah Kota Samarinda Mengunjungi Lokasi Terdampak Banjir Kelurahan Bukit Pinang Samarinda

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Sehari setelah dilakukannya rapat daring, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, dipimpin oleh Ibu Zaratustra Rahmi selaku Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup,  mendampingi Komisi III DPRD Kota Samarinda dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda mengunjungi lokasi terdampak banjir di Kelurahan Bukit Pinang (15/01).

Dalam kunjungan tersebut turut bergabung Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Provinsi Kalimantan Timur dan Kota Samarinda, Jajaran Kecamatan Samarinda Ulu serta Kelurahan Bukit Pinang. Tim mengunjungi lokasi yang diindikasikan sebagai sumber banjir dan terdampak banjir di sekitar wilayah Pergudangan Jl.Suryanata, Samarinda.

Setibanya di lokasi tim langsung berkoordinasi dengan pihak berwenang di lokasi pergudangan serta warga terdampak banjir di perumahan warga yang berada tepat di sebelah lokasi pergudangan tersebut dengan mengacu pada peta daerah tangkapan air, lokasi bukaan lahan dan kolam di depan pergudangan, areal pergudangan dan lokasi perumahan warga yang terdampak banjir.

Pada kesempatan tersebut tim berkeliling ke sekitar lokasi dan mendapati pada sisi utara jalan poros Samarinda-Tenggarong, didapati sebuah kolam alami (danau), areal belukar dan areal bukaan kegiatan pembangunan yang dalam tahap konstruksi. Dimana ketika banjir pada saat itu, air dari areal ini meluap melewati badan jalan poros setinggi tidak kurang dari 1 m menuju saluran air di areal pergudangan PT. Samarinda Cahaya Berbangun dengan arah aliran air dari utara menuju selatan.

Pihak pergudangan menjelaskan bahwa sudah ada rencana pengembangan areal pergudangan di sisi utara ini termasuk rencana meningkatkan daya tampung kolam namun keseluruhannya masih dalam proses termasuk perizinan dan dokumen lingkungannya.

Pada sisi selatan jalan poros Samarinda-Tenggarong, tim mendapati konstruksi pergudangan yang sudah digunakan, terdapat beberapa bagian kecil yang masih dalam tahap konstruksi. Diceritakan bahwa pada waktu banjir air dari sisi utara membanjiri       badan jalan utama di pergudangan. Pada saat kunjungan dilakukan, perbaikan konstruksi saluran di outlet pergudangan tersebut sedang berlangsung

Dari Site Plan Pergudangan dengan luasan 5 Ha, yang sudah beroperasi termasuk konstruksi kolam retensi dari saluran outlet pergudangan,  yang ternyata ketika banjir tidak mampu menampung debit air dan fungsi penyalurannya tidak optimal. Sedangkan rencana pengembangan pergudangan dengan luas sekitar 30 Ha masih dalam proses pengurusan izinnya.

Tim melanjutkan kunjungan menuju wilayah terdampak banjir, yaitu perumahan warga pada blok B dan C Perumahan Bukit Pinang dan mendapati bahwa perumahan warga ini terletak sejalur saluran daerah yang berasal dari hulu pergudangan, tangkapan air wilayah sekitarnya serta outlet dari kolam retensi yang dikelola oleh pergudangan.

Kemudian, diketahui bahwa daerah perumahan yang paling merasakan dampak banjir, terletak pada wilayah yang lebih rendah, dimana saluran airnya menyempit dan juga menerima air tangkapan dari areal di Segmen 2. Dalam hal ini, Dinas PUPR/SDA telah menggagas pembangunan kolam retensi yang  berada di hilir pemukiman warga.

Pada kesempatan tersebut, Anggota DPRD Kota Samarinda menyerap, menampung dan memperhatikan  keluhan, aspirasi dan saran dari masyarakat yang disampaikan dalam kunjungan tersebut untuk ditindaklanjuti dalam penanggulangan dampak dan pencegahan banjir.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Koordinasi Penanganan Banjir Kelurahan Bukit Pinang

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Tindak lanjut atas kunjungan ke lokasi terdampak banjir di hari sebelumnya, kepala dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, E.A Rafiddin Rizal melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini adalah Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda secara daring (13/01).

Pada kesempatan ini, Rizal memaparkan hasil dari kunjungan bersama tim ke lapangan di hari sebelumnya. Foto-roto dan informasi hasil diskusi dengan warga sekitar ditampilkanuagar bisa dianalisa bersama.

Diinformasikan oleh beliau bahwa dalam diskusi yang dilakukan bersama warga sekitar, bahwa sumber air banjir besar kali ini selain dari curah hujan yang tinggi, juga diduga bersumber dari kegiatan disekitar lokasi perumahan warga.

Salah satunya yaitu dengan adanya kegiatan Pergudangan yang berada dekat dengan pemukiman warga, dimana sejumlah besar debit air dari perbukitan sekitar langsung tercurah ke wilayah perumahan warga yang berada di sisi bukit yang lebih rendah.

Informasi yang disampaikan tersebut ditanggapi dengan serius oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda, yang dengan segera bergerak untuk menyelesaikan permasalah ini agar tidak terulang kembali.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Doa Bersama Mengawali Tahun Kerja 2021

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Mengawali tahun  2021, doa bersama dipanjatkan oleh segenap pegawai Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur secara sederhana di halaman parkir kantor (08/01).

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas, Ayi Hikmat berharap dengan diawali berdoa bersama ini, semoga bisa memberikan keyakinan, semangat dan motivasi kepada seluruh pegawai Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur dalam bekerja selama tahun 2021 ini.

Ditemui pula di sela kegiatan tersebut, Kepala Dinas, E.A Rafiddin Rizal mengingatkan bahwa menghadapi tahun 2021 ini tugas Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur lebih berat dikarenakan masa pandemi ini.

Untuk itu beliau secata tegas mengharapkan segala pekerjaan yang dilakukan harus juga dibarengi denganselalu memohon Kesehatan, keselamatan dan kelancaran kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Kunjungan DLH Prov. Kaltim ke Lokasi Terdampak Banjir Kelurahan Bukit Pinang, Samarinda

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Bergerak cepat dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat melalui media sosial terkait banjir yang melanda wilayah Kelurahan Bukit Pinang pada Kamis sore (07/01) yang lalu, Kepada Dinas Lingkungan Hidup, E.A Rafiddin Rizal beserta jajarannya segera mengunjungi lokasi terdampak banjir tersebut (09/01).

Setibanya di lokasi, Rizal menuju lokasi terdampat terburuk yaitu RT 12 dan RT 13         Kelurahan Bukit Pinang Kota Samarinda yang terdiri dari sekitar 350 kepala keluarga, pada kesempatan itu  memberikan bantuan berupa 300 porsi nasi bungkus dan air mineral untuk dapat sedikit meringankan beban warga terdampak banjir di lokasi tersebut.

Di sela pembagian tersebut, Rizal berdiskusi dan mendengarkan keluhan secara langsung dari warga setempat. Menurut warga, sumber air banjir ini selain dari curah hujan yang tinggi, juga diduga bersumber dari kegiatan disekitar lokasi perumahan warga, yaitu dengan adanya Pergudangan yang berada dekat dengan pemukiman warga, yang menyebabkan air dari perbukitan sekitar langsung tercurah ke wilayah perumahan warga yang berada di sisi bukit yang lebih rendah.

Menanggapi keluhan tersebut, Rizal mengatakan bahwa penyebab banjir harus ditelaah lebih jauh lagi. Beliau juga menjelaskan bahwa terkait Izin Lingkungan Pergudangan, merupakan wewenang Pemerintah Kota Samarinda, oleh karena itu DLH Provinsi Kalimantan Timur akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Samarinda cq Dinas Lingkungan Hidup Kota untuk segera mengetahui permasalahan dan mencari solusi bagi pencegahan banjir di kemudian hari.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Kunjungan dan Verifikasi Rencana Pembangunan Taman KEHATI di Konsesi PT.GAS (General Aura Semari) di Kabupaten Berau

Category : Uncategorized

BERAU – Keseriusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam pembentukan Taman KEHATI ditunjukkan dengan langkah Kerjasama Pemerintah dalam hal ini DLH Provinsi Kalimantan Timur dan DLHK Kabupaten Berau serta PT. General Aura Semari (GAS).

 

Menindaklanjuti kunjungan “Study Tiru” Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur ke Taman Kehati Wonosadi Yogyakarta yang telah dilakukan sebelumnya, Kepala Dinas, Rafiddin Rizal bergerak cepat memimpin tim pembentukan Taman Kehati yang terdiri dari tim DLH Provinsi Kalimantan Timur dan DLHK Kabupaten Berau, serta Bambang Nooryanto Kepala Seksi Taman Kehati dan Karst KLHK mengunjungi lokasi rencana Pembentukan Taman Kehati yang berada pada areal Konservasi Multifungsi konsesi PT. GAS di wilayah Merapun, Kabupaten Berau (16/20).

 

Pada rencana pembangunan Taman Kehati ini, Dinas Lingkungan Hidup menggandeng PT.GAS selaku pemilik konsesi yang sebelumnya telah memiliki area High Conservation Value (HCV) seluas 627 Ha untuk diproyeksikan menjadi Taman Kehati. Dimana untuk melaksanakan kegiatan ini disambut dengan sangat antusias oleh manajemen PT.GAS yang diwaliki oleh Karina Sembiring selaku Senior Estate Manager.

 

PT.GAS merupakan salah satu anak perusahaan pada group Triputra Agro Persada yang memiliki ijin pembangunan Kebun Kelapa Sawit berupa SK Bupati nomor 474 Tahun 2013 dengan luas areal 2.990 Ha dan luas efektif 2.660,  yang secara administratif berada di area Konservasi Multifungsi Mayong  Desa Merapun, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau.

 

Pada kunjungan kali ini, dipandu oleh DR. Yaya Rayadi dari Ecositrop tim menelusuri jalur tracking sepanjang 3 km yang telah dilengkapi dengan 5 titik fasilitas shelter atau tempat peristirahatan serta papan informasi yang menunjukkan potensi keanekaragaman hayati flora dan fauna di sekitar lokasi.

 

Di sekitar jalur tracking, tim dapat menemukan bukti-bukti keberadaan satwa liar secara langsung, diantaranya keberadaan sarang Orang Utan, bekas cakaran beruang madu yang masih baru, serta beberapa jenis burung. Selain itu, potensi pohon-pohon besar asli Kalimantan yang berdiameter lebih dari 1 meter juga dapat dijumpai disepanjang jalur tracking.

 

Berdasarkan hasil identifikasi yang telah dilakukan bersama dengan tim Ecositrop, telah berhasi diidentifikasi sekitar 500 tumbuhan dengan variasi jenis 149 tanaman yang didominasi oleh tumbuhan Ulin, Meranti Merah, Mahang dan Tapos.

 

Ditemui di akhir jalur tracking, Bambang Nooryanto mengatakan bahwa areal konservasi ini tepat untuk dijadikan sebagai Taman Kehati dikarenakan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwanya, beliau juga mengapresiasi semangat PT.GAS atas kepedulian terhadap lingkungan hidup.

 

Hal senada pun disampaikan oleh Rizal, Dinas Lingkungan Hidup sangat mendukung pembentukan Taman Kehati ini, dan ditekankan oleh beliau bahwa Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur siap mendampingi dan memfasilitasi terbentuknya Taman Kehati yang pertama di Kalimantan Timur dan terluas di Indonesia yang pernah ada.

 

(PPID DLH Prov. Kaltim)