Monthly Archives: Januari 2021

Bersama Pemerintah Kota Samarinda Mengunjungi Lokasi Terdampak Banjir Kelurahan Bukit Pinang Samarinda

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Sehari setelah dilakukannya rapat daring, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, dipimpin oleh Ibu Zaratustra Rahmi selaku Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup,  mendampingi Komisi III DPRD Kota Samarinda dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda mengunjungi lokasi terdampak banjir di Kelurahan Bukit Pinang (15/01).

Dalam kunjungan tersebut turut bergabung Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Provinsi Kalimantan Timur dan Kota Samarinda, Jajaran Kecamatan Samarinda Ulu serta Kelurahan Bukit Pinang. Tim mengunjungi lokasi yang diindikasikan sebagai sumber banjir dan terdampak banjir di sekitar wilayah Pergudangan Jl.Suryanata, Samarinda.

Setibanya di lokasi tim langsung berkoordinasi dengan pihak berwenang di lokasi pergudangan serta warga terdampak banjir di perumahan warga yang berada tepat di sebelah lokasi pergudangan tersebut dengan mengacu pada peta daerah tangkapan air, lokasi bukaan lahan dan kolam di depan pergudangan, areal pergudangan dan lokasi perumahan warga yang terdampak banjir.

Pada kesempatan tersebut tim berkeliling ke sekitar lokasi dan mendapati pada sisi utara jalan poros Samarinda-Tenggarong, didapati sebuah kolam alami (danau), areal belukar dan areal bukaan kegiatan pembangunan yang dalam tahap konstruksi. Dimana ketika banjir pada saat itu, air dari areal ini meluap melewati badan jalan poros setinggi tidak kurang dari 1 m menuju saluran air di areal pergudangan PT. Samarinda Cahaya Berbangun dengan arah aliran air dari utara menuju selatan.

Pihak pergudangan menjelaskan bahwa sudah ada rencana pengembangan areal pergudangan di sisi utara ini termasuk rencana meningkatkan daya tampung kolam namun keseluruhannya masih dalam proses termasuk perizinan dan dokumen lingkungannya.

Pada sisi selatan jalan poros Samarinda-Tenggarong, tim mendapati konstruksi pergudangan yang sudah digunakan, terdapat beberapa bagian kecil yang masih dalam tahap konstruksi. Diceritakan bahwa pada waktu banjir air dari sisi utara membanjiri       badan jalan utama di pergudangan. Pada saat kunjungan dilakukan, perbaikan konstruksi saluran di outlet pergudangan tersebut sedang berlangsung

Dari Site Plan Pergudangan dengan luasan 5 Ha, yang sudah beroperasi termasuk konstruksi kolam retensi dari saluran outlet pergudangan,  yang ternyata ketika banjir tidak mampu menampung debit air dan fungsi penyalurannya tidak optimal. Sedangkan rencana pengembangan pergudangan dengan luas sekitar 30 Ha masih dalam proses pengurusan izinnya.

Tim melanjutkan kunjungan menuju wilayah terdampak banjir, yaitu perumahan warga pada blok B dan C Perumahan Bukit Pinang dan mendapati bahwa perumahan warga ini terletak sejalur saluran daerah yang berasal dari hulu pergudangan, tangkapan air wilayah sekitarnya serta outlet dari kolam retensi yang dikelola oleh pergudangan.

Kemudian, diketahui bahwa daerah perumahan yang paling merasakan dampak banjir, terletak pada wilayah yang lebih rendah, dimana saluran airnya menyempit dan juga menerima air tangkapan dari areal di Segmen 2. Dalam hal ini, Dinas PUPR/SDA telah menggagas pembangunan kolam retensi yang  berada di hilir pemukiman warga.

Pada kesempatan tersebut, Anggota DPRD Kota Samarinda menyerap, menampung dan memperhatikan  keluhan, aspirasi dan saran dari masyarakat yang disampaikan dalam kunjungan tersebut untuk ditindaklanjuti dalam penanggulangan dampak dan pencegahan banjir.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Koordinasi Penanganan Banjir Kelurahan Bukit Pinang

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Tindak lanjut atas kunjungan ke lokasi terdampak banjir di hari sebelumnya, kepala dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, E.A Rafiddin Rizal melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini adalah Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda secara daring (13/01).

Pada kesempatan ini, Rizal memaparkan hasil dari kunjungan bersama tim ke lapangan di hari sebelumnya. Foto-roto dan informasi hasil diskusi dengan warga sekitar ditampilkanuagar bisa dianalisa bersama.

Diinformasikan oleh beliau bahwa dalam diskusi yang dilakukan bersama warga sekitar, bahwa sumber air banjir besar kali ini selain dari curah hujan yang tinggi, juga diduga bersumber dari kegiatan disekitar lokasi perumahan warga.

Salah satunya yaitu dengan adanya kegiatan Pergudangan yang berada dekat dengan pemukiman warga, dimana sejumlah besar debit air dari perbukitan sekitar langsung tercurah ke wilayah perumahan warga yang berada di sisi bukit yang lebih rendah.

Informasi yang disampaikan tersebut ditanggapi dengan serius oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda, yang dengan segera bergerak untuk menyelesaikan permasalah ini agar tidak terulang kembali.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Doa Bersama Mengawali Tahun Kerja 2021

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Mengawali tahun  2021, doa bersama dipanjatkan oleh segenap pegawai Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur secara sederhana di halaman parkir kantor (08/01).

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas, Ayi Hikmat berharap dengan diawali berdoa bersama ini, semoga bisa memberikan keyakinan, semangat dan motivasi kepada seluruh pegawai Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur dalam bekerja selama tahun 2021 ini.

Ditemui pula di sela kegiatan tersebut, Kepala Dinas, E.A Rafiddin Rizal mengingatkan bahwa menghadapi tahun 2021 ini tugas Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur lebih berat dikarenakan masa pandemi ini.

Untuk itu beliau secata tegas mengharapkan segala pekerjaan yang dilakukan harus juga dibarengi denganselalu memohon Kesehatan, keselamatan dan kelancaran kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Kunjungan DLH Prov. Kaltim ke Lokasi Terdampak Banjir Kelurahan Bukit Pinang, Samarinda

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Bergerak cepat dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat melalui media sosial terkait banjir yang melanda wilayah Kelurahan Bukit Pinang pada Kamis sore (07/01) yang lalu, Kepada Dinas Lingkungan Hidup, E.A Rafiddin Rizal beserta jajarannya segera mengunjungi lokasi terdampak banjir tersebut (09/01).

Setibanya di lokasi, Rizal menuju lokasi terdampat terburuk yaitu RT 12 dan RT 13         Kelurahan Bukit Pinang Kota Samarinda yang terdiri dari sekitar 350 kepala keluarga, pada kesempatan itu  memberikan bantuan berupa 300 porsi nasi bungkus dan air mineral untuk dapat sedikit meringankan beban warga terdampak banjir di lokasi tersebut.

Di sela pembagian tersebut, Rizal berdiskusi dan mendengarkan keluhan secara langsung dari warga setempat. Menurut warga, sumber air banjir ini selain dari curah hujan yang tinggi, juga diduga bersumber dari kegiatan disekitar lokasi perumahan warga, yaitu dengan adanya Pergudangan yang berada dekat dengan pemukiman warga, yang menyebabkan air dari perbukitan sekitar langsung tercurah ke wilayah perumahan warga yang berada di sisi bukit yang lebih rendah.

Menanggapi keluhan tersebut, Rizal mengatakan bahwa penyebab banjir harus ditelaah lebih jauh lagi. Beliau juga menjelaskan bahwa terkait Izin Lingkungan Pergudangan, merupakan wewenang Pemerintah Kota Samarinda, oleh karena itu DLH Provinsi Kalimantan Timur akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Samarinda cq Dinas Lingkungan Hidup Kota untuk segera mengetahui permasalahan dan mencari solusi bagi pencegahan banjir di kemudian hari.

(PPID DLH Prov. Kaltim)