Daily Archives: 12/17/2020

Kunjungan dan Verifikasi Rencana Pembangunan Taman KEHATI di Konsesi PT.GAS (General Aura Semari) di Kabupaten Berau

Category : Uncategorized

BERAU – Keseriusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam pembentukan Taman KEHATI ditunjukkan dengan langkah Kerjasama Pemerintah dalam hal ini DLH Provinsi Kalimantan Timur dan DLHK Kabupaten Berau serta PT. General Aura Semari (GAS).

 

Menindaklanjuti kunjungan “Study Tiru” Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur ke Taman Kehati Wonosadi Yogyakarta yang telah dilakukan sebelumnya, Kepala Dinas, Rafiddin Rizal bergerak cepat memimpin tim pembentukan Taman Kehati yang terdiri dari tim DLH Provinsi Kalimantan Timur dan DLHK Kabupaten Berau, serta Bambang Nooryanto Kepala Seksi Taman Kehati dan Karst KLHK mengunjungi lokasi rencana Pembentukan Taman Kehati yang berada pada areal Konservasi Multifungsi konsesi PT. GAS di wilayah Merapun, Kabupaten Berau (16/20).

 

Pada rencana pembangunan Taman Kehati ini, Dinas Lingkungan Hidup menggandeng PT.GAS selaku pemilik konsesi yang sebelumnya telah memiliki area High Conservation Value (HCV) seluas 627 Ha untuk diproyeksikan menjadi Taman Kehati. Dimana untuk melaksanakan kegiatan ini disambut dengan sangat antusias oleh manajemen PT.GAS yang diwaliki oleh Karina Sembiring selaku Senior Estate Manager.

 

PT.GAS merupakan salah satu anak perusahaan pada group Triputra Agro Persada yang memiliki ijin pembangunan Kebun Kelapa Sawit berupa SK Bupati nomor 474 Tahun 2013 dengan luas areal 2.990 Ha dan luas efektif 2.660,  yang secara administratif berada di area Konservasi Multifungsi Mayong  Desa Merapun, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau.

 

Pada kunjungan kali ini, dipandu oleh DR. Yaya Rayadi dari Ecositrop tim menelusuri jalur tracking sepanjang 3 km yang telah dilengkapi dengan 5 titik fasilitas shelter atau tempat peristirahatan serta papan informasi yang menunjukkan potensi keanekaragaman hayati flora dan fauna di sekitar lokasi.

 

Di sekitar jalur tracking, tim dapat menemukan bukti-bukti keberadaan satwa liar secara langsung, diantaranya keberadaan sarang Orang Utan, bekas cakaran beruang madu yang masih baru, serta beberapa jenis burung. Selain itu, potensi pohon-pohon besar asli Kalimantan yang berdiameter lebih dari 1 meter juga dapat dijumpai disepanjang jalur tracking.

 

Berdasarkan hasil identifikasi yang telah dilakukan bersama dengan tim Ecositrop, telah berhasi diidentifikasi sekitar 500 tumbuhan dengan variasi jenis 149 tanaman yang didominasi oleh tumbuhan Ulin, Meranti Merah, Mahang dan Tapos.

 

Ditemui di akhir jalur tracking, Bambang Nooryanto mengatakan bahwa areal konservasi ini tepat untuk dijadikan sebagai Taman Kehati dikarenakan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwanya, beliau juga mengapresiasi semangat PT.GAS atas kepedulian terhadap lingkungan hidup.

 

Hal senada pun disampaikan oleh Rizal, Dinas Lingkungan Hidup sangat mendukung pembentukan Taman Kehati ini, dan ditekankan oleh beliau bahwa Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur siap mendampingi dan memfasilitasi terbentuknya Taman Kehati yang pertama di Kalimantan Timur dan terluas di Indonesia yang pernah ada.

 

(PPID DLH Prov. Kaltim)


4 Perusahaan di Kalimantan Timur Mendapatkan Peringkat Emas Pada Anugrah PROPER 2020

Category : Uncategorized

JAKARTA – Dalam masa pandemi Covid-19 ini KLHK tetap melakukan penilaian ketaatan dunia usaha terhadap peraturan perundangan PLH pada 2.038 perusahaan di seluruh wilayah Indonesia melalui SIMPEL (Sistem Pelaporan Elektronik) KLHK.

Pada penganugerahan penghargaan peringkat Emas yang diserahkan langsung oleh Ibu Siti Nurbaya selaku Menteri KLHK RI di Jakarta dan disiarkan langsung secara daring melalui Zoom dan Youtube (14/12), dari 32 perusahaan yg mendapatkan peringkat Emas terdapat 4 (empat) perusahaan di Kalimantan Timur yang mendapatkan peringkat tersebut yaitu PT. Badak NGL, PT. Pupuk Kalimantan Timur, PT. Kaltim Prima Coal, dan PT. Kideco.

Selain penerima peringkat emas tersebut, di akhir acara juga dibacakan penghargaan peringkat Hijau sebanyak 125 perusahaan, dimana 17 perusahaan di Provinsi Kalimantan Timur yg mendapatkan peringkat hijau dari 41 perusahaan yg diusulkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur untuk mendapatkan peringkat tersebut.

Aspek utama penilaian ketaatan dunia usaha terhadap Peraturan Perundangan PLH Tahun 2020 ini yaitu Dokumen Lingkungan, Pengendalian Pencemaran Air, Pengendalian Pencemaran Udara, Pengelolaan Limbah B3, serta Kerusakan Lahan (khusus perusahaan pertambangan). Dan untuk Tahun 2020 ini dengan menambahkan kriteria sensitivitas dan daya tanggap perusahaan terhadap kebencanaan dalam penilaian aspek pemberdayaan masyarakat sebagaimana ditegaskan juga oleh Bapak Wakil Presiden RI dalam sambutannya.

Siti Nurbaya mengatakan, berdasarkan hasil kerja dan keputusan Dewan Pertimbangan Proper dari tahun ke tahun juga dapat diperoleh pemetaan kepemimpinan perusahaan. Hal ini perlu ditindaklanjuti dengan memberikan penghargaan kepada pimpinan perusahaan yang memenuhi kriteria Green Leadership.

Pada kesempatan yang baik ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Prov. Kalimantan Timur Ir. E.A. Rafiddin Rizal, ST, M.Si menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada peserta Proper 2020 khususnya di Kalimantan Timur yang telah mendapatkan peringkat Emas dan Hijau. Hal ini menunjukkan tingkat kepedulian yg sangat tinggi dari perusahaan di Kalimantan Timur terhadap pengelolaan lingkungannya.  Sehingga diharapkan perusahaan-perusahaan ini akan menjadi benchmark perusahaan lain dalam pengelolaan lingkungan hidup

(PPID DLH Prov. Kaltim)