Aksi World Cleanup Day (WCD) DLH Prov.Kaltim dengan Pilah Sampah Dari Rumah

Aksi World Cleanup Day (WCD) DLH Prov.Kaltim dengan Pilah Sampah Dari Rumah

Category : Uncategorized

SAMARINDA –  World Cleanup Day (WCD) merupakan sebuah gerakan sosial yang bertujuan mengajak juga mengedukasi masyarakat untuk memiliki kesadaran membersihkan, menjaga, memelihara lingkungan mulai dari diri sendiri, rumah dan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur mendukung penuh kegiatan ini yang dilaksanakan mulai tanggal 12 hingga 24 September 2021.

Gerakan Nasional Pilah Sampah dari Rumah menjadi tema WCD tahun ini, namun mengingat situasi dan kondisi yang masih dalam pandemi Covid-19 sehingga kegiatan aksi bersih-bersih ini dilakukan dari rumah masing-masing. Dalam hal ini DLH Prov.Kaltim mewujudkannya dengan mengajak seluruh pegawai melakukan pemilahan sampah di rumah kemudian dikumpulkan dan dibawa ke Bank Sampah DLH Prov. Kaltim untuk ditimbang.

“Tema dari aksi bersih-bersih tahun ini adalah Pilah Sampah dari Rumah yang berarti memberikan edukasi dan kesadaran kepada masyarakat bahwa menanggulangi masalah sampah dapat dilakukan dengan cara memilah sampah dari rumah.” ujar Kepala DLH Prov. Kaltim, E.A. Rafiddin Rizal, disela kegiatan ini di Bank Sampah DLH Prov.Kaltim (20/9).

“Sudah saatnya kita bicara tentang pilah sampah dari rumah, bagaimana meningkatkan Bank Sampah, bagaimana sampah itu terkelola dengan baik dan benar, bagaimana sampah jadi bahan baku daur ulang yang mandiri, bagaimana sampah bisa menjadi sesuatu yang meningkatkan nilai ekonomi sirkular, yang tentu saja untuk mewujudkannya membutuhkan dukungan semua pihak” lanjut beliau.

Untuk itu melalui kegiatan aksi bersih-bersih ini diharapkan masyarakat makin sadar akan pentingnya memilah sampah dari rumah. Dimana dengan memilah sampah dengan tepat antara sampah organik, sampah plastik, dan sampah kemasan lain akan memudahkan pihak pengelola Bank Sampah maupun pendaur ulang dalam mengelolahnya/memanfatkannya, karena nilai sampah kemasan plastik jika tidak terkontaminasi dengan sampah organik maka akan bernilai lebih tinggi.

“Kegiatan WCD di Indonesia telah sukses dilaksanakan sejak 2018, dengan adanya momentum WCD ini, saya harapkan akan mendorong peningkatan kepedulian dan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah”  pungkas beliau.

Tetap Sehat, Semangat, dan Bersatu Untuk Aksi Bersih

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Leave a Reply

Show Buttons
Hide Buttons