Focus Group Discussion Rencana Aksi Darurat Badak Kalimantan

Focus Group Discussion Rencana Aksi Darurat Badak Kalimantan

Category : Uncategorized

 

SAMARINDA – Badak Sumatera merupakan salah satu mamalia yang keberadaannya sangat terancam dikarenakan jumlah populasinya yang kecil dan tersebar di kantung-kantung habitat yang terisolasi dan terfragmentasi.

 

Keberadaan badak Sumatera di Kalimantan Timur sebelumnya dinyatakan telah punah, namun pada tahun 2013 badak tersebut tertangkap kamera jebak sehingga diketahui bahwa masih ada populasi-populasi kecil badak yang mendiami habitat terisolasi di pulau Kalimantan.

 

Sejak saat itu, upaya konservasi badak Sumatera di Kalimantan dilakukan untuk menyelamatkan sisa populasi yang ada.

 

“Program Kenekaragaman Hayati yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur siap berkontribusi dalam penyelamatan populasi Badak Sumatera di Kaltim” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur E.A. Rafiddin Rizal saat didapuk mewakili Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor pada kegiatan Focus Group Discussion Rencana Aksi Darurat Badak Kalimantan (30/05).

 

“Upaya konservasi keanekaragaman hayati terus kita tingkatkan melalui pengelolaan ekosistem habitat jenis tumbuhan maupun satwa, dan khusus untuk penyelamatan populasi Badak Sumatera di Kaltim, akan kita tentukan dimana peran DLH, dan kami siap” lanjut Rizal.

 

Saat ini, upaya konservasi badak di Kalimantan dilakukan oleh BKSDA Kalimantan Timur dan dibantu oleh mitra dalam pelaksanaannya.

 

“Banyak tantangan dan dinamika yang dihadapi, selain belum ditemukannya badak jantan di Kalimantan ini, faktor kesuburan badak betina pun menjadi tantangan dalam keberhasilan upaya konservasi tersebut” lanjutnya.

 

Melihat tantangan-tantangan yang telah disebutkan sebelumnya, diperlukan strategi yang tepat untuk mempercepat proses penyelamatan badak di Kalimantan, pelaksanaan strategi ini perlu ditunjang pula oleh kerjasama dan kolaborasi lintas sektor agar hasil yang diperoleh optimal dengan langkah awal dalam penyusunan strategi yang dapat didukung oleh berbagai pihak adalah dengan melibatkan para pihak tersebut dalam penyusunannya.

 

“Oleh karena itu, kegiatan FGD diperlukan agar para pihak dapat berkumpul dan memberikan ide serta gagasan untuk merumuskan strategi darurat penyelamatan badak di Kalimantan, harapannya hasil dari FGD ini dapat mempercepat proses penyelamatan badak di Kalimantan dan memastikan keberadaan badak Sumatera di Kalimantan tetap berkontribusi untuk kelestarian jenisnya di Indonesia” pungkasnya.

 

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Leave a Reply