Penyerahan Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri

Penyerahan Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri

Category : Uncategorized

Samarinda – Bertempat di Ruang Rapat Adipura, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan prosesi Penyerahan Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri yang diserahkan secara langsung oleh Kepala Dinas, E.A. Rafiddin Rizal (03/01).

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa sekolah merupakan salah satu sarana yang efektif untuk membentuk karakter anak didik dan generasi muda untuk membangkitkan kepekaan dan kesadaran dalam akan lingkungan. “Diharapkan akan tercipta generasi muda siap berinteraksi dan yang bersikap penuh tanggung jawab dan peduli terhadap lingkungannya” tuturnya.

Sebagai salah satu upaya memberikan muatan lingkungan hidup, Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menetapkan Gerakan PBLHS (Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah).

“Gerakan tersebut bertujuan untuk mendorong aksi kolektif warga sekolah secara sadar dan sukarela, berjekaring dan berkelanjutan menerapkan  perilaku ramah lingkungan meliputi aspek kebersihan, fungsi sanitasi, drainase, pengelolaan sampah, penanaman dan pemeliharaan tanaman, konservasi air dan energi, dan inovasi terkait pengelolaan lingkungan hidup” ujar Rizal.

“Dimana dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Menteri, Gubernur, dan Bupati/Walikota sesuai kewenangannya memberikan dukungan pelaksanaan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah, antara lain diwujudkan melalui pemberian penghargaan bagi sekolah yang berhasil melaksanakan gerakan PBLHS, melalui Adiwiyata” lanjutnya.

Program Adiwiyata adalah salah satu program strategis yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sebagai salah satu upaya dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sesuai dengan amanat Undang- Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI no. P.52/MENLHK/SETJEN/KUM-1/9/2019 tentang Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI No. P.53/MENLHK/SETJEN/KUM.1/9/2019 tentang Penghargaan Adiwiyata Merupakan Dasar Pelaksanaan Program Adiwiyata.

Lebih lanjut beliau menuturkan “Pemberian penghargaan Adiwiyata dilaksanakan melalui penilaian, guna mengetahui keberhasilan sekolah dalam melaksanakan gerakan PBLHS, dalam pemenuhan terhadap kriteria sekolah Adiwiyata, yang merupakan penjabaran dari kegiatan yang mengimplementasikan perilaku ramah lingkungan hidup dari warga sekolah”.

Pada era pandemi selama kurun waktu dua tahun ini, DLH Prov. Kaltim tetap melaksanakan kegiatan penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi tahun 2020 -2021. Untuk tahun 2021 jumlah sekolah yang mendapatkan penghargaan yakni sebanyak 36 sekolah dari 7 Kabupaten/Kota.

“Adapun untuk penilaian tingkat nasional dan mandiri, terdapat 7 (tujuh) Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur yang mengirimkan surat usulan Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) dan Calon Sekolah Adiwiyata Nasional Mandiri (CSAM) Provinsi Kalimantan Timur tahun 2021” papar Rizal pula.

Sebagai informasi, pada tanggal 21 Desember lalu Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur menerima surat penyerahan penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Nasional tahun 2021 beserta Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI nomor SK.1079/MENLHK/P2SDM/SDM.2/2021 tentang Penetapan Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2021 dan Nomor SK.1078/MENLHK/P2SDM/SDM.2/2021 tentang Penetapan Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2021 yang menyebutkan bahwa sebanyak 24 (dua puluh empat) sekolah Adiwiyata Nasional dan 5 (lima) sekolah Adiwiyata Mandiri Provinsi Kalimantan Timur tahun 2021 yang berhasil meraih penghargaan tingkat Nasional dan Mandiri sebagai berikut ;

Setelah 3 tingkatan penilaian yang telah berlangsung selama tahun 2021 maka dapat disimpulkan bahwa jumlah Sekolah Adiwiyata Di Provinsi Kalimantan Timur hingga tahun 2021 yang telah melaksanakan program adiwiyata hingga tingkatan mandiri sebanyak 851 sekolah yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota.

“Dengan ini diharapkan penghargaan Adiwiyata akan menjadi pengungkit, embrio dan serta pendukung bagi percepatan pencapaian target 20.000 Kampung Iklim yang berkontribusi dalam pencapaian target perubahan iklim  di Indonesia sebagai bagian dari komitmen agenda Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang terlibat secara langsung dalam aksi aksi penurunan emisi gas rumah kaca” pungkas beliau menutup sambutannya.

(PPID DLH Prov. Kaltim)

 

 

 

 

 


Leave a Reply