Dinas Lingkungan Hidup Kaltim Gelar Forum Dialog Adiwiyata Provinsi Kaltim Tahun 2020

Dinas Lingkungan Hidup Kaltim Gelar Forum Dialog Adiwiyata Provinsi Kaltim Tahun 2020

Category : Uncategorized

Balikpapan – Forum Dialog Adiwiyata Kaltim diselenggarakan Rabu (11/3), di Hotel Menara Bahtera Balikpapan. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Kepala Pusat Pelatihan Masyarakat dan Pengembangan Generasi Lingkungan (Puslatmas PGL) beserta Tim Pembina Adiwiyata Nasional/Mandiri KLHK RI, serta peserta yakni para Kepala DLH kabupaten/kota, Kepala Disdikbud baik Provinsi maupun kabupaten/kota, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Kaltim dan para kepala sekolah adiwiyata Kaltim.

Pertumbuhan sekolah yang melaksanakan Program Adiwiyata di Provinsi Kalimantan Timur cukup pesat. Sejak tahun 2012 sampai 2019 lalu, tercatat ada 702 Sekolah Adiwiyata di Kaltim.

Ini dikemukakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kaltim, E. A Rafiddin Rizal ST, M.Si. Dari jumlah tersebut, banyak pula yang telah meraih prestasi pada kategori Sekolah Adiwiyata Mandiri, Sekolah Adiwiyata Nasional, Sekolah Adiwiyata Provinsi, dan Sekolah Adiwiyata Kabupaten/Kota (lihat box data).

Beliau menyampaikan “Berdasarkan wilayah penyebaran, sebanyak 702 Sekolah Adiwiyata  di Kaltim tersebar di Kota Balikpapan  249 sekolah, Kabupaten Kutai Timur 87 sekolah, Kabupaten Paser 84 sekolah, Kota Bontang 47 sekolah, Kota Samarinda 84 sekolah, Kabupaten Kutai Kartanegara 71 sekolah, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) 30 sekolah, Kabupaten Berau 31 sekolah, dan Kabupaten Kutai Barat 19 sekolah.”

Meski begitu, lanjut Kepala DLH Prov. Kaltim “Bila dibandingkan dengan jumlah sekolah di Provinsi Kaltim sebanyak 3.040 sekolah, maka pencapaian Sekolah Adiwiyata masih kecil hanya 23,26 persen. “Perlu ditingkatkan lagi agar semua sekolah di Kaltim melaksanakan program Adiwiyata. Untuk itulah dilaksanakan Forum Dialog Adiwiyata ini dan diharapkan mendorong kabupaten/kota meningkatkan jumlah sekolah yang mengikuti program Adiwiyata.”

Diharapkan dari program sekolah Adiwiyata ini, dapat dihasilkan anak-anak didik yang berkarakter, peduli, dan berbudaya lingkungan, serta berprestasi secara akademik sehingga akan terwujud generasi yang unggul untuk Indonesia maju. “Karena program Adiwiyata juga merupakan upaya mewujudkan pelajar yang akan menjadi pemimpin di masa mendatang, berhati mulia, mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan, sosial dan ekonomi dalam setiap keputusan, serta menjadi penyelamat lingkungan hidup. Sebab, Program Adiwiyata merupakan kegiatan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, yang bertujuan mewujudkan warga sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan” tutup beliau.

(dlh)


Leave a Reply