Monthly Archives: Oktober 2020

SPARKLING, Portal Aplikasi Lingkungan Hidup DLH Kaltim

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Isu strategi yang menjadi perhatian  bagi Dinas Lingkungan Hidup adalah belum adanya tata kelola terhadap layanan penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaaan lingkungan hidup di tingkat Provinsi yang terintegrasi. Integrasi sistem layanan sangat diperlukan dalam  pelayanan publik untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, tepat, mudah diakses dan akuntabel.

Kekuatan internal Dinas sudah sangat memadai termasuk didalamnya kapasitas kelembagaan Dinas ditambah dengan kompetensi yang mumpuni  serta tersedianya prasarana dan sarana telah meningkatkan kepercayaaan stakeholder terhadap kinerja Dinas, hal mana didukung tidak hanya pada tingkat lokal dan nasional bahkan dukungan internasional yang melibatkan lembaga dengan kredibiltas yang tinggi.

Kekuatan internal yang demikian kuat, tetap menumbuhkan keinginan dan aspirasi untuk meningkatkan peran utama dinas, terutama dalam penyediaan informasi yang yang cepat dan akurat dalam rangka pembuatan keputusan terhadap perlindungan dan pengelolaan lingkungan di wilayah Provinsi Kalimantan Timur.  Hal ini seiring dalam era teknologi digital saat ini dan revousi industry 4.0, perubahan lingkungan strategis dan tuntutan pelayanan yang cepat dan dinamis.

Menjawab tantangan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur melalui Kepala Dinas, Ir. E.A. Rafiddin Rizal, ST, M.Si sebagai penggagas, membuat portal layanan elektronik dengan nama SPARKLING.

SPARKLING merupakan pengembangan sistem tata kelola pelayanan elektronik perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup  yang digagas dalam proyek perubahan merupakan strategi transformasi digital yang menggabungkan berbagai kebijakan dan dan kewenangan serta penerapan lebih lanjut dari tugas pokok dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur yang selama ini berjalan sendiri sendiri dan parsial  menjadi suatu system berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang terintegrasi dan holistik dengan tujuan memberikan layanan penyelenggaraan yang mudah diperoleh (accessible), cepat dan tepat serta aman dan akuntabel.

SPARKLING merupakan layanan yang memberikan kemudahan bagi customer/ pengguna layanan penyelenggaraan  perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Provinsi Kalimantan Timur yang muncul seiring kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta meluasnya penetrasi Internet yangberbentuk sebuah program yang akan tersedia dan diakses melalui website.

Masyarakat sebagai pengguna layanan dapat dengan mudah mengakses SPARKLING dengan 2 (dua) acara, pertama melalui website Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur https://dinaslh.kaltimprov.go.id/ , kedua langsung menuju website SPARKLING https://sparkling.kaltimprov.go.id/ .

Berikut tautan video teaser tentang SPARKLING http://bit.ly/Teaser_SPARKLING

(PPID DLH Kaltim)

 


Penerimaan Penghargaan PROKLIM 2020

Category : Uncategorized

Samarinda – Kota Samarinda meraih Tropy Penghargaan ‘Program Kampung Iklim Tahun 2020 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pusat pada Acara Yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan Pusat pagi tadi  Jumat 23 Oktober 2020 dengan mengusung tema : DEKLARASI PROKLIM AKSI BERSAMA PENGENDALIAN PERUBAHAN IKLIM TINGKAT TAPAK, yang di hadiri oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan jajarannya, Kementerian yang terkait, Pemerintah Provinsi/Kota/Kabupaten seluruh Indonesia, Mitra/Lembaga Non Pemerintah/ Perguruan Tinggi, Lembaga Peneliti dan Praktisi bidang Perubahan Iklim.

Provinsi Kalimanta Timur  melalui Dinas Lingkungan Hidup mengapresiasi dan sangat bangga dengan kerja keras Pemerintah Kota Samarinda dalam membina Calon Kampung Iklim ini hingga mengantarkan pada puncaknya meraih Penghargaan Tingkat Nasional sebagai Peraih Tropy di penghargaan Proklim Tahun 2020.

Pemerintah Kota Samarinda menghadiri acara tersebut melalui  secara online via zoom meeting  di hadiri langsung oleh SEKDA Kota, KA INSPEKTORAT, KA BAPPEDA, plt. KA BPKAD, KA. BAPENDA, KABAG ADBAN, MANAJER PT. PLN UP3 Samarinda serta Ka. DLH Kota Samarinda,  sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltim menghadiri acara virtual secara terpisah di kantor beliau . 

Ada dua lokasi yang diajukan oleh Kota Samarinda sebagai Kampung Iklim yaitu Kelurahan Sambutan dan Kelurahan Pulau Atas dimana Kelurahan Sambutan mendapatkan Tropy dan Kelurahan Pulau atas mendapatkan Sertifikat.

Sementara ada tiga lokasi calon Kampung Iklim yang lolos untuk Provinsi kalimantan Timur yang di verifikasi lapangan oleh KLHK dan didampingi oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota, pada bulan September 2020, yaitu Kota Samarinda, Kota Balikpapan, dan Kota Bontang. Ketiga Kota tersebut sebagai Proklim Utama, dan yang mendapatkan Tropy hanya Kota Samarinda. Untuk Kota Balikpapan dan Kota Bontang mendapatkan Sertifikat.

Pada kesempatan ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur mengucapkan Selamat kepada Kota Samarinda, Kota Balikpapan dan Kota Bontang atas prestasi ini dan diharapkan ini akan menjadi penyemangat bagi daerah-daerah lain serta calon-calon lokasi program kampung iklim seluruh Kalimantan Timur.

(PPID DLH Kaltim)


Kegiatan Koordinasi dan Konsultasi SPARKLING dengan KLHK

Category : Uncategorized

Jakarta – Dalam rangka koordinasi dan konsultasi perihal aplikasi SPARKLING (Sistem Pelayanan Elektronik Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup), tim efektif Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur dipimpin oleh Kepala Dinas, Ir. E.A. Rafiddin Rizal, ST, M.Si mengunjungi Dirjen PPKL (Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta.

Ditemui oleh Ibu Luckmi Purwandini, ST, M.Si selaku Direktur Pengendalian Pencemaran Air, kegiatan dilaksanakan di ruang rapat Kalpataru (19/10), bapak Rizal memberikan pemaparan tentang aplikasi terpadu yang sedang dikembangkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur yang bernama SPARKLING.

Pada kesempatan tersebut, beliau meminta dukukan dari KLHK terkait pengembangan aplikasi tersebut, dimana dukungan tersebut akan memberikan ruang yang lebih luas kepada Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Timur dalam pengembangan aplikasi secara berkesinambungan, dimana salah satu yang dipaparkan beliau adalah dukungan berupa data pengukuran realtime untuk kualitas air (ONLIMO) dan pengukuran kualitas udara (AQMS).

Data pengukuran relatime ini selanjutnya akan diintegrasikan ke dalam SPARKLING sehingga data tersebut dapat ditampilkan dalam bentuk peta dan laporan kualitas udara dan air untuk wilayah Kalimantan Timur.

Hal tersebut disambut dengan sangat baik oleh Ibu Luckmi, dengan antusias beliau mendengarkan pemaparan yang diberikan dan memberikan masukannya. Dikatakan beliau bahwa KLHK mengapresiasi langkah yang ditempuh oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur ini dan memberikan dukungan penuhnya, beliau juga mengutarakan bahwa ini merupakan suatu terobosan yang sangat bagus, KLHK dan Dinas Lingkungan Hidup dapat bersinergi untuk memberikan pelayanan dan informasi kepada masyakarat.

Selain hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur melalui Rizal juga menyatakan dukungan penuhnya terhadap aplikasi yang sedang dikembangkan juga oleh KLHK yaitu SIMPEL (Sistem Informasi Pelaporan Elektronik Lingkungan Hidup), yaitu sistem pelaporan yang harus dilakukan oleh perusahaan terkait laporan RKL-RPL, laporan UKL-UPL, laporan pengendalian pencemaran air, laporan pengendalian pencemaran udara, laporan pengelolaan limbah B3 dan laporan pengendalian kerusakan lingkungan yang juga dilakukan secara elektronik / online.

Dimana menurut beliau, sinergi antara SPARKLING dan SIMPEL ini sangat memberikan gambaran mengenai keseriusan pemerintah dalam mengelola dan melindungi lingkungan hidup di Indonesia pada umumnya dan Kalimantan Timur pada khususnya.

(PPID DLH Kaltim) 


Pelatihan Penggunaan Drone dan Analisis Data Dalam Pengenalan Perhitungan Emisi Berbasis Lahan

Category : Uncategorized

Samarinda –  Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial (PPIIG) Universitas Mulawarman difasilitasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltim telah melaksanakan Pelatihan Penggunaan Drone dan Analisis Data Dalam Pengenalan Perhitungan Emisi Berbasis Lahan pada tanggal 7-9 Oktober 2020 di Hotel Aston Samarinda dan praktek lapangan di KHDTK Loa Haur.

 Kegiatan ini diselenggarakan untuk mempersiapkan tim MMR Provinsi Kaltim dalam melakukan penyiapan berbagai rangkaian kegiatan dalam rangka MMR FCPF REDD+ Kaltim salah satunya metode validasi lapangan terhadap laporan REDD+ terutama pada data aktivitas (perubahan penutupan hutan dan lahan), dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan dasar untuk mengoperasikan drone (khususnya jenis multicopter), merencanakan, menjalankan dan mengolah data hasil kegiatan pemetaan hutan dan lahan terutama pada perubahan tutupan hutan dan lahan dengan menggunakan drone.

Penginderaan jauh saat ini menjadi salah satu alat yang paling efektif dalam penyelenggaraan pemantauan kondisi lingkungan dengan efektivitas dan efisiensi yang dimilikinya. Kemajuan teknologi pula yang mengantarkan para pengguna kepada kemudahan akses terhadap perangkat pengambilan data penginderaan jauh yang saat ini semakin murah dan mudah didapatkan.

Di sisi lain, sumberdaya manusia merupakan salah satu pilar dalam penyelenggaraan informasi geospasial di daerah, penguasaan personil terhadap prinsip dan pedoman praktis penyelenggaraan survey penginderaan jauh dan pengelolaan informasi geospasial menjadi kemampuan utama yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan informasi geospasial untuk mendukung jaringan informasi geospasial daerah. Metode ini memudahkan Tim MMR Kaltim dalam melakukan kegiatan MMR khususnya validasi lapangan pada data aktivitas.

Pembatasan lingkup pelatihan pada kegiatan kali ini dimaksudkan untuk menempatkan fokus pada pemetaan wilayah dengan luasan terbatas, mengingat luasnya lingkup pemanfaatan drone multicopters ini di antaranya untuk pemantauan secara langsung (realtime monitoring) berbagai kondisi wilayah seperti lalu lintas, aktivitas bongkar muat dan olahraga.

Sebagai hasil dari pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat menguasai teknik dasar pengoperasian pesawat tanpa awak (drone) dan pemanfaatannya untuk melakukan kegiatan pemetaan wilayah dengan luasan terbatas terutama pada kelas hutan dan lahan.

 (PPID DLH Kaltim) 


Swab Test Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur

Category : Uncategorized

Samarinda –  Kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Kamis, (08/10), Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan Swab Test terhadap seluruh pimpinan dan pegawai  dengan melaksanakan pengambilan sampel secara bergantian.

Ditemui di lokasi kegiatan, Bapak Drs. Ayi Hikmat, M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini dalam rangka mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi perihal pencegahan penyebaran Covid 19 di wilayah Kalimantan Timur.

“Dikarenakan intensitas kerja yang padat, maka swab test ini sangat diperlukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur untuk menjaga dan mendeteksi kondisi seluruh pegawainya” ujar Pak Ayi sapaan akrab beliau.

“Saat ini yg perlu menjadi perhatian adalah OTG (Orang Tanpa Gejala), karena kondisi ini malah membuat si OTG tidak sadar bahwa dirinya ternyata telah perpapar virus ini, yang tentunya membahayakan keluarga dan rekan kerjanya” lanjut beliau.

“Oleh karena itu, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi kalimantan Timur sangat mendukung dengan cara berpartisipasi pada kegiatan ini demi memutus mata rantai covid 19, terutama di lingkup pemerintahan Kalimantan Timur” pungkas beliau.

Sebagai informasi,  dilansir dari website kaltimprov.go.id (07/10) dikatakan oleh juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 di Kaltim, Andi Muhammad Ishak, bahwa  tingkat penularan Covid-19 di wilayah Kaltim masih terus terjadi dan angkanya juga belum menunjukkan penurunan.

Dimana terdapat penambahan 200 kasus yang berasal dari  Kubar 8, Kukar 30, Kutim 23, Balikpapan 36 dan Samarinda 84, sehingga  total yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 9.763 kasus, dengan jumlah kasus yang sembuh sebanyak 6.690, dan kasus yang meninggal  dunia sebanyak  379 kasus..

(PPID DLH Kaltim) 


Potensi Bentang Alam Wahea Kelay

Category : Uncategorized

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Koordinasi Kegiatan Pengelolaan Kawasan Danau Kaskade Mahakam

Category : Uncategorized

Samarinda –  Secara daring bertempat di ruang rapat Adipura (05/10), Dinas Lingkungan HIdup Provinsi Kalimantan Timurmelaksanakan Rapat Koordinasi Kegiatan Pengelolaan Kawasan Danau Kaskade Mahakam.yang dipimpin oleh Sekretaris Dinas sekaligus sebagai PLH Kabid Pengendalian  Pencemaran dan  Kerusakan Lingkungan Hidup , Bapak Drs. Ayi Hikmat M.Si.

Hadir untuk membuka kegiatan, Kepala Dinas,  Bapak Ir.E.A. Rafiddin Rizal, ST, M.Si,  mengutarakan bahwa  rapat kali ini bertujuan untuk mengevaluasi serta mengetahui kemajuan dari program yang sudah dibentuk berdasarkan SK Gubernur tahun 2018 ini, dimana pada tanggal 31 Oktober 2018 telah dilaksanakan deklarasi kesepakatan para pihak untuk mempercapat terlaksanannya kegiatan konservasi pada danau Kaskade Mahakam.

Untuk diketahui, Danau Kaskade Mahakam merupakan danau yang sudah ditetapkan kedalam Kawasan Strategis  Provinsi Kaliman tan Timur dan juga termasuk kedalam 15 prioritas nasional. Dimana  dengan penetapan tersebut, maka  danau Kaskade Mahakam ini menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan, agar daya dukung dan daya tampung lingkungan tetap terjaga sejalan dengan visi pengelolaan Danau Kaskade Mahakam yaitu terkelolanya Danau kaskade Mahakan secara lestari yang mampu memberi daya dukung bagi kehidupan bagi masyarakat dan lingkungannya.

Sebagai pembicara utama, DR. Mislan M.Si dari FMIPA Universitas Mulawarman memaparkan bahwa kawasan Kadkade Mahakam ini terdiri dari 20 danau yang diantaranya merupakan 3 danau besar di Kalimantan Timur yaitu Danau Semayang, Danau Melintang dan Danau Jempang.

Dijelaskan oleh DR.Mislan, M.Si bahwa danau tersebut memiliki 3 fungsi utanam yaitu ekologi, ekonomi dan sosial. Dimana  keberadaan danau dapat memberikan stabilisasi iklim  mikro, pengendali banjir, sumberdaya perikanan, penyedia air, bisa juga sebagai sarana transportasi dan sebagainya.

Dari paparan DR. Mislan, M.Si tersebut, disimpulkan beberapa evaluasi, yaitu perhatian dan komitmen terhadap danau serta  partisipasi masyarakat masih belum optimal dan perlu disusun rencara pengelolaan yang terkoordinasi, terintegrasi, tersinkronisasi dan tersinergi dengan baik.

(PPID DLH Kaltim) 


Soft Launching SPARKLING

Category : Uncategorized

Samarinda – Diresmikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Bapak Ir.H. Muhammad Sa’bani, M.Sc, secara daring, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan Soft Launching Aplikasi SPARKLING (01/10).

Sebagai penggagas aplikasi ini, Bapak Ir.E.A. Rafiddin Rizal, ST, M.Si selaku Kepala Dinas memaparkan bahwa  SPARKLING yang merupakan akronim dari Sistem Pelayanan Elektronik Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup ini adalah strategi transformasi digital yang menggabungkan berbagai kebijakan dan dan kewenangan serta penerapan lebih lanjut dari tugas pokok dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur yang selama ini berjalan sendiri sendiri dan parsial  menjadi suatu system berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang terintegrasi dan holistik dengan tujuan memberikan layanan penyelenggaraan yang mudah diperoleh (accessible), cepat dan tepat serta aman dan akuntabel.

Aplikasi ini dipersiapkan sebagai layanan yang memberikan kemudahan bagi customer/ pengguna layanan penyelenggaraan  perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Provinsi Kalimantan Timur yang muncul seiring kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta meluasnya penetrasi Internet dengan bentuk sebuah program yang akan tersedia dan diakses melalui website yang memungkinkan customer pengguna dalam jangka panjang untuk mendapatkan beberapa layanan secara online.

Lebih lanjut dijelaskan oleh beliau bahwa pembuatan SPARKLING ini sesuai dengan aturan yang ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang PPLH, mengamanatkan bahwa Pemerintah dan pemerintah daerah diamanahkan untuk mengembangkan sistem informasi lingkungan hidup. Selain itu, diawali dengan diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembang e-Government dan diperkuat dengan Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dimana saat ini dengan revousi industry 4.0 diharapkan perubahan lingkungan strategis dan tuntutan pelayanan yang cepat dan dinamis.

Hingga akhir tahun 2020 ini telah dan sedang dibuat 4 aplikasi terkait Lingkungan Hidup, berupa :

    1. Aplikasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS)
    2. Aplikasi Pengaduan Pencemaran dan/atau Perusakan Lingkungan HIdup
    3. Aplikasi Izin Pembuangan Air Limbah ke Laut
    4. Aplikasi Layanan Informasi Kualitas Air dan Udara Secara Realtime

Dan untuk tahun 2021 direncanakan akan membuat beberapa aplikasi lagi berupa :

    1. Pengembangan dan pembaharuan aplikasi LImbah B3 dan PROPER
    2. Izin pembuangan pengumpulan limbah skala Provinsi
    3. Rekomendasi pengumpulan limbah skala Nasional
    4. Beberapa aplikasi lainnya terkait perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup

Lebih lanjut beliau berharap dengan diterapkannya aplikasi SPARKLING ini masyarakat umum dan stakeholder dapat terlayani dan meningkatkan kinerja ASN agar pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien. Diharapkan pengembangan aplikasi ini akan lebih meningkatkan kualitas dan meminimalkan kesalahan yang mungkin terjadi dalam proses penggunaannya.

(PPID DLH Kaltim)