Daily Archives: 03/26/2021

Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Penyediaan Sapras Sampah

Category : Uncategorized

SAMARINDA – “Pada tahun 2018  Walikota Samarinda telah menetapkan Perwali tentang Kebijakan dan Strategi Daerah  (Jakstrada)  pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga dan tahun 2019, begitu pula dengan Bupati Kutai Kertanegara, telah menetapkan Jakstrada yang ditujukan untuk mendorong pencapaian target pengelolaan sampah sebesar 100% di tahun 2025, yang diukur melalui pengurangan sampah sebesar 30%, dan penanganan sampah sebesar 70% pada tahun 2025” demikian disampaikan oleh Bapak.E.A. Rafiddin Rizal selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur pada kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Penyediaan Sarana dan Prasarana Penanganan Sampah yang dilaksanakan di Hotel Mercure  (24/03).

Dimana untuk menuju Indonesia Bersih Tahun 2025 dan berkelanjutan diperlukan Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi, pemerintah daerah perlu untuk menyelesaikan permasalahan sampah sejak dari hulu hingga hilir.

“Saat ini, secara umum pola penanganan sampah di Indonesia masih melalui tahapan pa-ling sederhana, yaitu kumpul, angkut, dan buang” lanjut beliau.

Masyarakat masih mengandalkan pemerintah untuk melakukan pengelolaan sampah yang dihasilkan, sementara pemerintah menghadapi kendala dalam alokasi dana untuk menyelesaikan atau memberikan layanan sampah karena SDM dan sarana prasarana yang masih terbatas sehingga sampah masih menjadi masalah yang belum terselesaikan dengan baik.

Sesuai dengan tema Hari Peduli Sampah Nasional ( HPSN)  2021 yaitu “ Sampah Bahan Baku Ekonomi Di Masa Pandemi”, selama puluhan tahun pola penanganan  Kumpul Angkut Buang tersebut telah berlangsung dan terpatri menjadi kebijakan yang umum dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Pola pengelolaan sampah tersebut berjalan karena dilandasi oleh mind set bahwa sampah adalah sesuatu yang tidak berguna sehingga harus dibuang. Sehingga pendekatan yang dijalankan adalah pendekatan melalui penyelesaian di tempat pemrosesan akhir (end of pipe), sehingga mind set pengelolaan sampah harus diubah untuk memanfaatkan sampah sebagai bahan baku ekonomi melalui prinsip 3 R (Reduce, Reuse, Recycle) dan peningkatan peran serta masyarakat .

Lebih lanjut beliau menegaskan “oleh karenanya, pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir perlu untuk dilakukan dalam rangka mendorong pengurangan sampah sejak dari sumbernya dan mengurangi sampah yang masuk ke TPA, dan pola pengelolaan dengan model kumpul-angkut-buang sudah seyogyanya ditinggalkan”

Dalam hal ini, sudah saatnya pemerintah daerah kabupaten/kota beralih ke pengelolaan sampah yang dilakukan secara berkelanjutan, dan tentu saja Pemerintah Daerah tidak dapat melakukannya sendiri.

“Agar tanggung jawab pelayanan publik dalam pengelolaan sampah dan memperoleh hasil yang optimal dan berkelanjutan, maka sumber daya masyarakat perlu dioptimalkan melalui upaya-upaya pelibatan masyarakat atau swasta dalam pengelolaan sampah yang juga didukung dan difasilitasi oleh pemerintah daerah kabupaten/kota” ungkap Rizal.

Untuk itu, kegiatan kali ini mempertemukan Pemerintah Provinsi Kaltim yang diwakili oleh DLH Prov.Kaltim dan beberapa instansi terkait baik tingkat Provinsi maupun Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kertanegara dengan PT. PMA Geo Trash Managemen Indonesia sebagai pihak ketiga yang berperan sebagai pengelola daur ulang sampah plastik yang akan diolah dengan sistem pirolisis mengubah sampah plastik menjadi solar/diesel. Adapun yang sudah berjalan kegiatannya adalah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (Lombok) telah dilakukan kegiatan pengolahan sampah plastik yang diubah menjadi minyak solar/diesel

“ Perlu kita ketahui bersama, data nasional sampah plastik yang mampu didaur ulang baru mencapai 45,9%, sisanya belum dimanfaatkan, di samping itu, Indonesia masih melakukan impor sampah plastik dengan kemampuan daur ulang plastik tahun 2019 baru mencapai  7%, sehingga Kerjasama ini akan memberikan hasil positif buat Indonesia secara umum dan tentu saja Provinsi Kalimantan Timur” tutup beliau.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Serah Terima Web Portal MMR Untuk Mendukung MRV Subnasional Program REDD+ Kalimantan Timur

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Bersama Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) dan Word Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan serah terima Portal MMR untuk mendukung MRV Subnasional program REDD+ Kalimantan Timur bertempat di Hotel Midtown (24/03).

Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Dinas, Bapak E.A.Rafiddin Rizal mengungkapkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltim dibantu oleh WWF Indonesia telah membangun portal data MRV dengan tujuan sebagai tools dan informasi data sebagai bagian dari kegiatan penurunan emisi GRK dari sektor lahan/berbasis REDD+.

“Peran portal data MRV ini masuk ke dalam program Forest Carbon Partnership Facility-Carbon Fund (FCPF-CF) sebagai informasi yang akan digunakan dalam pembagian insentif terkait penurunan emisi GRK berbasis REDD+, yaitu penghitungan emisi karbon dari sektor lahan berupa kegiatan deforestasi dan degradasi hutan” buka beliau.

“Dimana portal data ini juga berfungsi untuk mengelola sistem MMR pada tingkat sub-nasional, menghimpun, menstandarisasi dan menganalisis seluruh data yang terkait pengukuran karbon hutan dan sebagai dasar ilmiah dalam pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan” lanjut beliau terkait dengan sistem informasi yang dapat diakses melalui link http://mrv.kaltimprov.go.id ini.

Sebagai informasi, Pada Tahun 2020, telah dilakukan pengembangan sistem pada portal MMR Kaltim oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltim dengan menambahkan skema BSM dan skema Safeguard. Pengembangan portal tersebut tentunya dilakukan dengan melihat beberapa aspek penting sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan dalam implementasi program FCPF. Harapannya dengan adanya portal ini, tentu akan memudahkan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltim dan Tim Teknis MMR yang telah dibentuk untuk melaksanakan program FCPF di Provinsi Kalimantan Timur.

Dan untuk Tahun 2021, telah di agendakan beberapa kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan Web Portal MMR Kalimantan Timur (pelatihan, penyusunan kelembagaan MMR, pengenalan data aktivitas dari berbagai sektor, dll) dan penyusunan laporan ER monitoring report yang dikoordinir oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltim dan DDPI Kaltim. Kegiatan  tersebut dalam pelaksanaannya menggunakan pembiayan dari APBD Kaltim Tahun 2021 dan mitra pembangunan (YKAN dan WWF).

Lebih lanjut Rizal mengatakan, dengan telah berakhirnya pembiayan Project WWF Indonesia untuk kegiatan pengembangan Web Portal MMR Kaltim pada akhir Maret Tahun 2021 ini, maka keberlanjutan pengelolaan Web Portal MMR Kaltim akan di serah               terimakan kepada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltim untuk dapat dikelola dengan baik.

“Oleh sebab itu, maka pada hari ini dilakukan penandatangan Berita Acara serah terima 1 (satu) Web Portal MMR untuk mendukung MRV Subnasional Program REDD+ Provinsi Kalimantan Timur kepada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur dari World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia” lanjut Rizal.

“Juga tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada WWF Indonesia  yang  telah mendukung pembangunan Web Portal MMR Kalimantan Timur yang sudah tentu harapannya  tetap bisa saling membantu bersama Dinas LH Provinsi Kalimantan Timur dalam pengembangan kapasitas SDM dalam pengelolaan Web Portal di masa akan datang” pungkas beliau.

(PPID DLH Prov. Kaltim)