Daily Archives: 12/17/2019

Peserta Sosialisasi Diajari Pengisian Aplikasi SRN

Category : Uncategorized

BERAU – Sosialisasi Fasilitas Tata Kelola Kampung Iklim program Forest Carbon Partnership Facility Carbon Fund (FCFP CF) bagi 38 Kepala kampung dan masyarakat di Berau dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kaltim. Peserta tidak hanya diperkenalkan Progran Kampung iklim (Proklim), juga diajarkan cara pengisian aplikasi Sistem Registri Nasional (SRN).

Pada sisi terakhir sosialisasi yang digelar di Palmy Exclusive Hotel Berau, Senin (9/12/2019), Agung Prio Utomo dari DLH Kaltim mengajarkan bagaimana tata cara pengisian aplikasi SRN yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK RI).

Agung menjelaskan SRN adalah sistem pengelolaan dan penyediaan data dan informasi berbasis web tentang aksi dan sumber daya untuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Indonesia. Selain pendataan juga pengakuan pemerintah atas kontribusi berbagai pihak terhadap upaya pengendalian perubahan iklim di Indonesia.

“Sekaligus, penyediaan data dan informasi kepada publik. Juga menghindari perhitungan ganda terhadap aksi dan sumber daya adaptasi dan mitigasi sebagai pelaksanaan prinsip Ciarty, Transparency dan Understanding (CTU),” jelas Agung.

Ditambahkan, SRN juga alat koordinasi dan penilai seberapa jauh kegiatan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang dilaksanakan dengan berbagai dukungan sumber daya.

“SRN mengandung misi implementasi good governance, keterbukaan dan transparansi informasi. Semua aksi dan sumber daya yang sedang, sudah dan akan berlangsung terdaftar pada SRN, sehingga data dan informasi yang tercatat dapat digunakan sebagai basis pelaporan nasional,” tandasnya.

Untuk mengakses SRN, lanjut Agung, harus melalui koneksi internet melalui alamat web http://ditjenppi.menlhk.go.id/srn/. Dalam melakukan pengisian data harus melalui internet dimana pada saat masuk ke web tersebut ada empat tahap diantaranya mengisi formulir pendaftaran.

“Sebetulnya untuk lebih efektifnya harus dilakukan praktek langsung. Namun karena peserta tidak membwa laptop, maka diajarkan bagaimana tata cara mengaksesnya saja,” ujar Agung.

Dalam kesempatan ini, peserta meminta DLH Kaltim membuat grup WhatsApp (WA). Manfaatnya selain wadah koordinasi dan komunikasi Proklim. Juga sarana konsultasi dalam pengisian data SRN. (mar/her/yans/humasprov kaltim)

Sumber : https://kaltimprov.go.id/berita/, Tanggal 12 Desember 2019


Kaltim Targetkan Penurunan 86,3 Juta Ton Emisi CO2e

Category : Uncategorized

MADRID – Kalimantan Timur (Kaltim) menargetkan penurunan emisi CO2e sebesar 86,3 juta ton CO2e dalam kurun waktu 5 tahun (2020-2024).

Demikian presentasi Gubernur Kaltim Isran Noor di depan para peserta COP25 yang hadir di Pavilion Indonesia pada Rabu, 11 Desember 2019 di Madrid Spanyol.

Pada Sesi B8 di arena Konferensi Perubahan Iklim PBB yang mengangkat topik “Message from Kalimantan, Indonesia for the Global Climate Action” itu, Gubernur Isran Noor dengan tegas menyatakan kolaborasi dan koordinasi yang baik lintas sektor, maka Pemprov Kaltim yakin tata kelola lahan dan hutan yang baik bisa dicapai.

“Kolaborasi dan koordinasi ini menjadi sangat penting. Kami sangat bersyukur karena kepedulian untuk bersama dalam upaya penyelamatan lingkungan dan penurunan emisi karbon sudah menjadi komitmen seluruh stakeholder di provinsi kami, bahkan sejak 2010 lalu,” tegas Isran Noor.

Dia juga menguraikan bahwa biaya penurunan emisi di Kaltim mencapai USD 90,7 juta. Namun apabila Kaltim mampu menurunkan emisi minimal 22 juta ton CO2e, maka Kaltim akan menerima insentif sebesar USD 110 juta dalam lima tahun.

Diskusi interaktif ini dipandu oleh Stepi Hakim, Tenaga Ahli REDD+ asal Samarinda.

Hadir perwakilan masyarakat adat Wehea, Siang Manggah menyampaikan kondisi dan komitmen masyarakat setempat untuk tetap menjaga hutan. Tampak pula perwakilan APP Sinar Mas, Trisia Megawati Putri.

Selain Gubernur Isran Noor, Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie juga didaulat menjadi narasumber. Turut hadir dalam presentasi tersebut, Prof Daddy Ruhiyat dari Dewan Daerah Perubahan Iklim Kaltim.

Tampak hadir Kepala Badan FORDIA KLHK, Agus Justianto, Kepala DLH Kaltim Ence Ahmad Rafidin Rizal dan Hj Norbaiti Isran Noor, Ketua Dekranasda Kaltim.

“Bagi hadirin yang ingin menggali lebih dalam tentang program dan kegiatan pengurangan emisi gas rumah kaca dan hasil-hasilnya, kami mengundang anda. Silakan berkunjung ke Kaltim,” pungkas Isran. (sul/her/yans/humasprovkaltim).

Sumber : https://kaltimprov.go.id/berita/, Tanggal 12 Desember 2019