Monthly Archives: Juni 2021

Penganugerahan Kalpataru, Adiwiyata, dan Proper pada Acara Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2021 Provinsi Kalimantan Timur

Category : Uncategorized

BALIKPAPAN – Menjalankan agenda tahunan sebagai apresiasi dalam pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh insan perorangan, perusahaan, maupun sekolah, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Penganugerahan Kalpataru, Adiwiyata, dan Proper Oleh Gubernur Kaltim, Bapak DR.Ir.H.Isran Noor, M.Si Dalam Rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2021 bertempat di Hotel Novotel Balikpapan (29/06).

Peringatan puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2021 ini dilaksanakan sebagai bagian akhir dari rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup sejak awal tahun 2021, demikian diutarakan Kepala Dinas, Bapak E.A.Rafiddin Rizal pada kesempatannya.

“Tema Hari Lingkungan Hidup tahun ini adalah restorasi ekosistem” ujar Rizal.

“Dimana restorasi ekosistem ini dimaksudkan untuk memulihkan ekosistem yang terdegradasi dan rusak, kemudian juga untuk memerangi krisis iklim, mencegah musnahnya satu juta spesies, meningkatkan ketahananan  pangan, dan air” lanjut beliau.

Rizal menegaskan komitmen Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur dalam melaksanakan koordinasi pemulihan dan pelestarian ekosistem di wilayah Kalimantan Timur.

“Hingga saat ini, telah dilakukan upaya-upaya yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan dan penegakan hukum melalui berbagai program, kegiatan, dan sub kegiatan yang telah termuat dalam revisi Rencana Strategis yang telah kami susun, yang salah satunya adalah penganugrahan penghargaan Adipura, Kalpataru dan Proper kalli ini” ujarnya.

 

Pada kesempatan ini, Gubernur Kaltim Bapak Isran Noor didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Timur, Bapak E.A Rafiddin Rizal menyerahkan penghargaan secara langsung kepada 36 (tiga puluh enam) sekolah peraih penghargaan Adiwiyata yang penerimaannya diwakili Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota.

Juga pemberian penghargaan Kalpataru tingkat Provinsi kepada 7 (tujuh) orang yang berasal dari 5 (lima) Kabupaten/Kota se-Kaltim dengan kategori sebagai perintis lingkungan, serta 5 (lima) pelaku usaha yang dinilai memiliki kinerja yang baik dalam melakukan pengelolaan lingkungan di wilayah Kalimantan Timur dengan predikat emas (gold) melalui kegiatan PROPER.

“Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi nyata dalam menjaga dan mengelola lingkungan hidup, semoga Allah Subhana Wata’ala, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing dan melindungi setiap langkah kita” pungkasnya.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Kunjungan Kerja Bersama Gubernur Kaltim ke Kampung Iklim

Category : Uncategorized

SANGATTA – Gubernur Kalimantan Timur, Bapak DR,Ir,H. Isran Noor, M.Si mengadakan kujungan kerja dan peninjauan lapangan ke wilayah utara Kalimantan Timur, yang kali ini meliputi wilayah Kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau, dengan salah satu tujuannya adalah Kampung Iklim yang berada di Dusun II Kabo Jaya, Desa Swarga Bara, Kabupaten Kutai Timur.

Hadir secara langsung mendampingi Gubernur dan Wakil Gubernur bersama seluruh Kepala OPD di Lingkup Pemerintah Provinsi serta perwakilan unsur masyarakat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, Bapak E.A.Rafiddin Rizal memberikan sambutannya pada kegiatan yang bertajuk Peresmian Pranaraksa Center dan Posyandu Porodisa Program Kampung Iklim Kabo Jaya.

Dipaparkan oleh beliau bahwa dalam peringatan hari lingkungan hidup sedunia tahun 2021 yang mengangkat tema “ecosystem restoration” yang diterjemahkan menjadi restorasi ekosistem untuk masa depan lingkungan yang berkelanjutan menjadi sangat relevan terhadap salah satu agenda nasional yaitu mengurangi dampak perubahan iklim.

“isu perubahan iklim  telah menjadi perhatian banyak pihak baik di tingkat internasional, regional, nasional, hingga lokal” buka beliau.

“Dengan memperkuat aksi nyata di tingkat lokal atau tapak yang sekiranya dapat berkontribusi terhadap upaya mitigasi yaitu mengurangi emisi gas rumah kaca serta upaya adaptasi guna meningkatkan kapasitas seluruh pihak dalam menghadapi dampak perubahan iklim. aksi nyata adaptasi dan mitigasi perubahan iklim menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penerapan strategi pembangunan rendah karbon dan tahan perubahan iklim, yang perlu terus dikembangkan dan diperkuat pelaksanaannya” ujarnya.

Salah satu program kegiatan pemerintah pusat melalui Kementrian LHK dan dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, adalah program kampung iklim, dengan tujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah kaca serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan yang dapat meningkatkan kesejahteraan ditingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.

Selain itu, Proklim ditujukan untuk mendukung komitmen pemerintah Republik Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen dengan usaha sendiri, hingga 41 persen dengan kerjasama internasional, dan secara bersamaan membangun ketahanan terhadap dampak perubahan iklim.

Lebih lanjut beliau mengutarakan bahwa sebagai salah satu peserta proklim, persentase nilai yang telah dicapai desa Swarga Bara adalah 85,65 %, dimana dengan nilai tersebut, maka desa ini termasuk kategori desa Proklim Utama.

“Desa ini tercatat telah mencapai nilai tertinggi selama mengikuti program kampung iklim 3 (tiga) tahun terakhir, juga sekaligus sebagai desa calon penerima penghargaan Proklim kategori utama tahun 2021” lanjut Rizal.

Disampaikan pula oleh beliau penghargaan dan apresiasi setinggi tingginya kepada dunia usaha yaitu PT. Pama Persada dan PT. Kaltim Prima Coal yang telah mendukung penuh program pemerintah ini dalam pendampingan pelaksanaan program kampung iklim dan juga program adiwiyata.

“Kami berharap kepedulian dunia usaha di desa Kabo Jaya ini, akan menjadi inspirasi tumbuhnya kepedulian dunia usaha yang lain dalam pendampingan dan pembinaan program kampung iklim serta adiwiyata di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Timur” pungkas beliau.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Bimbingan Teknis Pengurangan Sampah Melalui 3R (Reduce, Reuse, Recycle)

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Dihadiri oleh sejumlah perwakilan Perangkat Daerah di Lingkup Kaltim, beberapa instansi vertikal, perwakilan peserta lomba Kampung Salai dari 10 Kecamatan di Kota Samarinda, serta Forum Komunikasi Bank Sampah se-Kaltim, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengurangan Sampah Melalui 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang diselenggarakan di Hotel Mercure Samarinda (21/06).

Pada kesempatan yang disediakan, disampaikan oleh Kepala Dinas, Bapak E.A.Rafiddin Rizal bahwa sebagai rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2021 dengan tema “Ecosystem Restoration” yang diterjemahkan menjadi Restorasi Ekosistem untuk masa depan lingkungan yang berkelanjutan telah dilakukan fasilitasi kerjasama pemerintah provinsi Kalimantan Timur dengan Forum Komunikasi Bank Sampah se-Kaltim yang telah dilantik oleh Wakil Gubernur Bapak H.Hadi Mulyadi di Balikpapan beberapa waktu yang lalu.

“Dengan terbentuknya dan dilantik secara resmi, saya berharap Forum Komunikasi dapat bersinergi meningkatkan kinerja pengelolaan sampah di Provinsi Kalimantan Timur, sebagaimana yang telah ditargetkan dalam JAKSTRADA sesuai PERGUB No.75 Tahun 2020” buka beliau.

Pengelolaan sampah merupakan kegiatan yang sistematis, menyeluruh dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah. Pengelolaan sampah perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar memberikan manfaat secara ekonomi, sehat bagi masyarakat dan aman bagi lingkungan serta dapat mengubah perilaku masyarakat.

Jumlah peserta peserta dalam kegiatan ini adalah 10 (sepuluh) kantor yang telah memberikan dukungan untuk aksi perubahan Kampanye SALAM 5 M RINDU BANK RAMLI dimana dilakukan pemilahan 2 (dua) jenis sampah yaitu plastik dan kertas dari lingkungan kantor dan juga perwakilan 20 (dua puluh) RT yang diusulkan untuk mengikuti Lomba Kampung salai (SAmpah berniLAI) yang diadakan oleh Kota Samarinda dalam meningkatkan peran serta mayarakat untuk melakukan pengelolaan sampah secara bijak, memberi nilai kepada sampah, menjadikan sampah sebagai sumber daya yang bernilai ekonomi.

Hal tersebut dituangkan dalam penyampaian materi mendetail terkait kebijakan dalam pengelolaan sampah , SOP Bank Sampah agar berkelanjutan,  pemilahan dan pemasaran sampah di Bank Sampah atau Bank Ramah Lingkungan (Bank Ramli) serta pengolahan sampah organik dengan teknologi BSF untuk menghasilkan larva / maggot yang memiliki protein tinggi.

Disampaikan oleh beliau bahwa pengelolaan Sampah untuk menuju KALTIM BERSIH SAMPAH 2025 memerlukan  kesadaran dan kepedulian bersama dari seluruh elemen masyarakat. Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, diharapkan dapat menambah semangat kita untuk senantiasa terus memperbaiki diri dalam berperilaku adil terhadap lingkungan.

“Lingkungan yang sehat membutuhkan dukungan dan keterlibatan para pemangku kepentingan, khususnya di tingkat lokal, sehingga masyarakat berdaya dalam mengatur dan mengelola lingkungan  tempat mereka dengan lebih baik. Pemberdayaan masyarakat berkontribusi memajukan solusi lokal dan mendorong partisipasi aktif dalam restorasi ekosistem” tutur beliau.

Di akhir kesempatannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan berdedikasi dalam pengelolaan sampah di Provinsi Kalimantan Timur.

“Terima kasih atas kepedulian yang telah diberikan dan waktu yang telah dicurahkan demi Kalimantan Timur kita tercinta ini, selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Semoga Allah SWT meridhoi semua upaya dan langkah kita dalam menjaga dan melestarikan ekosistem Indonesia” pungkas beliau

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Diklat dan Uji Kompetensi Penanggung Jawab dan Operator Air Limbah, Pengendalian Pencemaran udara dan Limbah B3

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Bekerjasama dengan Forum Kepala Teknik Tambang Kalimantan Timur dan Lembaga Sertifikasi Profesi Lingkungan Hidup Nusantara, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Diklat dan Uji Kompetensi Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air (PPPA), Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Udara(PPPU) , Penentuan potensi pencemaran dan Karakteristik  Limbah B3 (PLB3), Penanggung Jawab Operasional Pengelolaan Air Limbah (POPAL), Penanggung jawab Operasional Instalasi Pengendalian Pencemaran Udara (POIPU), dan Pelaksanaan Pengolahan Limbah B3 (OPLB3) bertempat di Swiss-Belhotel Borneo Samarinda (14/06).

Membuka kegiatan yang sedianya berlangsung selama 3 hari ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur Bapak E.A. Rafiddin Rizal mengatakan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bukti kerjasama yang baik antara pemerintah dan lembaga non pemerintah dalam hal peduli lingkungan hidup.

Dimaksud dengan kompetensi ini merupakan kemampuan kerja setiap individu yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan, “Dimana diperlukan satu pemahaman, satu persepsi dalam menjalankannya” ujar beliau.

“Karena di Negara Republik Indonesia ini, kita mengenal  Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia atau (SKKNI) yang diatur didalam PermenakerRI No.2 tahun 2016 tentang Sistem Standarisasi Kompetensi Kerja Nasional” lanjut Rizal.

Dalam rangka Pelaksanaan PP 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan lingkungan Hidup. PermenLHK No.5/2018 tentang standar dan kompetensi penanggung jawab operasional pengolahan air limbah dan penanggung jawab pengendalian pencemaran air. PermenLHK No.6/2018 tentang standar dan kompetensi penanggung jawab operasional instalasi pengendalian pencemaran udara dan penanggung jawab pengendalian pencemaran udara. Dan PermenLHK No.1/2021 tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Maka pelaku usaha diwajibkan untuk memiliki petugas-petugas yang kompeten selaku Penanggung Jawab dan Operator untuk  Air, Udara dan Limbah B3.

“Untuk menyikapi hal tersebut, maka pelatihan yang dirangkai dengan uji kompetensi yang dilaksanakan pada hari ini sangat tepat dengan melibatkan para karyawan sektor pertambangan batubara agar memiliki kompetensi sesuai dengan tuntutan pekerjaan dalam rangka pelaksanaan peraturan dibidang Lingkungan Hidup” tuturnya.

Di akhir kesempatan, beliau menegaskan pentingnya pengelolaan lingkungan hidup yang baik.

“Marilah kita bersama sama selalu terus meningkatkan kepedulian kita terhadap kelestarian lingkungan sebagai masa depan hidup kita, sehingga dimasa yang akan datang kita dapat mewariskan Mata air untuk anak cucu kita, bukannya Air mata karena keliru dalam mengelola lingkungan” pungkas beliau.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Validasi KLHS RPJMD Kota Balikpapan

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Menjalankan amanah Undang – Undang No 32. Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Pemerintah RI No. 46 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), maka Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur menjalankan agenda pelaksanan Rapat Rapat Validasi Dokumen KLHS RPJMD Kota Balikpapan Tahun 2021 – 2024 secara daring (11/06).

Dibuka oleh Kepala Dinas, Bapak E.A.Rafiddin Rizal, kegiatan ini dihadiri secara daring dan luring Tim Validasi KLHS RPJMD Tingkat Kab/Kota di Provinsi Kalimantan Timur yang terdiri dari perwakilan instansi diantaranya Bapedda Prov Kaltim, P3EK, serta dibantu narasumber dari Akademisi/ Perguruan Tinggi di Samarinda dan difasilitasi oleh Sekretariat Validasi DLH Prov Kaltim, Anggota Kelompok Kerja Pemerintahan Kota Balikpapan yang diwakili oleh DLH Kota Balikpapan selaku Ketua Pokja dan Konsultan KLHS RPJMD Kota Balikpapan.

“Pembahasan dalam rapat ini mengacu kepada Dokumen KLHS RPJMD Kota Balikpapan, diharapkan dalam pertemuan ini akan menghasilkan perbaikan bagi dokumen KLHS RPJMD Kota Balikpapan dalam mewujudkan Rencana Pembangunan Kedepan yang aman , nyaman dan berkelanjutan” buka Rizal.

“Maka untuk memastikan penjaminanan kualitas, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik inilah, maka KLHS RPJMD Kota Balikpapan ini dilakukan validasi oleh Gubernur Kalimantan Timur melalui Tim Validasi sesuai Surat Keputusan Gubernur Nomor : 660/K.72/2021 tentang Pembentukan Tim Validasi KLHS RPJMD Tingkat Kab/Kota di Provinsi Kalimantan Timur” lanjut beliau.

Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Proses Validasi, maka penerbitan persetujuan validasi berlangsung selama 20 (dua puluh) hari kerja setelah dokumen perbaikan KLHS diterima oleh Sekretariat Validasi Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur Persetujuan Validasi KLHS harus diumumkan kepada masyarakat dalam waktu paling lama 7 (tujuh) hari kerja sejak diterbitkannya persetujuan validasi sebagai salah satu sifat KLHS yaitu terbuka dan dapat diakses oleh publik.

Lebih lanjut beliau menuturkan bahwa sesuai SK Gubernur tersebut diatas, maka diharapkan pada pertemuan kali ini dihasilkan kesepakatan bersama untuk persetujuan valiadasi tersebut.

“Dengan tim validasi yang terdiri dari para ahli dan akademisi yang sangat menguasai di bidangnya ini saya yakin pertemuan ini akan menghasilkan perbaikan bagi dokumen KLHS RPJMD Kota Balikpapan dalam mewujudkan rencana pembangunan kedepan yang aman , nyaman, berkelanjutan, juga dapat dipertanggung jawabkan kepada publik” tutup beliau.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Pelantikan Pengurus Forum Bank Sampah se-Kaltim Periode 2021-2024

Category : Uncategorized

BALIKPAPAN – Menjalankan Tugas dan Fungsinya dalam pengelolaan sampah di wilayah Kalimantan Timur, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur melangkah maju dengan melaksanakan Pelantikan Pengurus Forum Bank Sampah se-Kaltim Periode 2021-2024.

Kegiatan tersebut diselenggarakan pada hari Rabu (09/06) di Hotel Golden Tulip Balikpapan dengan menghadirkan Wakil Gubernur Kaltim, Bapak H. Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si yang didaulat untuk melantik pengurus Forum Bank Sampah se-Kaltim.

Diutarakan oleh Kepala Dinas, Bapak E.A Rafiddin Rizal pada kegiatan tersebut bahwa pengelolaan sampah merupakan kegiatan yang sistematis, menyeluruh dan berkesinambungan. “ Pengelolaan sampah perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir” ujar Rizal.

“Hal tersebut dapat memberikan manfaat secara ekonomi, sehat bagi masyarakat,  aman bagi lingkungan dan juga dapat merubah perilaku masyarakat “ lanjut beliau.

Sesuai dengan pasal 3 angka (2) PERGUB No.75 Tahun 2020, kegiatan pengurangan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga dilakukan melalui pembatasan timbulan (Reduce), pemanfaatan kembali (Reuse) dan pendauran ulang (recycle) atau yang disebur 3R. Adanya gagasan aksi perubahan Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berabahaya dan Beracun  dengan kampanye SALAM 5 M( mengurangi, MEMILAH, memanfaatkan, mendaur ulang , MENABUNG)  RINDU BANK RAMLI ,  fasilitasi kerjasama pemerintah dengan BANK SAMPAH melalui FORUM KOMUNIKASI BANK SAMPAH SE-KALTIM , menyatukan stake holder dalam mewujudkan KALTIM BERSIH SAMPAH 2025.

“Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa lingkungan yang sehat membutuhkan dukungan dan keterlibatan para pemangku kepentingan khususnya di tingkat lokal, sehingga masyarakat berdaya dalam mengatur dan berkontribusi aktif  mengelola lingkungan dalam restorasi ekosistem.

“Selamat bagi para pengurus yang telah dilantik, tugas besar menanti, banyak harapan pemerintah dan masyarakat di pundak para pengurus, dan saya atas nama Pemerintah Provinsi dalam hal ini melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur mengucapkan terima kasih atas kesediaannya berkontribusi untuk Kalimantan Timur kita tercinta” pungkas beliau.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2021

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Pada jumat pagi (04/06) ditemui di ruang kerja beliau, Kepala Dinas LIngkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan bahwa “Restorasi ekosistem untuk masa depan lingkungan yang berkelanjutan” merupakan tema hari LIngkungan Hidup Tahun 2021 sesuai arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Restorasi ekosistem ini membantu pemulihan ekosistem yang telah rusak sekaligus melestarikan ekosistem yang masih utuh, sehingga diharapkan akan hadir ekosistem yang baik, yang memiliki keanekaragaman hayati berlimpah, serta memberi manfaat yang lebih besar bagi kehidupan” lanjut beliau.

Hari lingkungan hidup sedunia dirayakan setiap tahun pada tanggal 05 Juni sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan penyelamatan lingkungan. Hari lingkungan hidup juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan pencapaian dan melanjutkan tekad kita dalam mengatasi tantangan lingkungan hidup yang dihadapi dunia saat ini. Hari lingkungan hidup sedunia diperingati sejak tahun 1974 dalam bentuk kampanye untuk menyampaikan keberhasilan upaya penyelamatan yang merupakan bagian dari SDGs Pemerintah, perusahaan, lembaga swadaya masyarakat, komunitas, selebriti dan masyarakat di seluruh lapisan dunia mengadopsi Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan berpartisipasi dalam perayaan setiap tahunnya untuk mendukung kelestarian lingkungan hidup.

Dikatakan oleh beliau bahwa melalui Restorasi Ekosistem ini, banyak  aspek  lingkungan hidup diwujudkan, upaya mitigasi perubahan iklim dalam menurunkan emisi gas rumah kaca, juga penyelamatkan keanekaragaman hayati guna memperkuat ketahanan pangan dan sumber energi.

“Pengelolaan Restorasi Ekosistem ini haruslah menjadi tata Kelola yang berkelanjutan, sehingga akan memberikan manfaat tidak saja untuk Kalimantan Timur, namun juga Indonesia dan bahkan Dunia” tutur beliau.

Untuk mendukung upaya penyelamatan lingkungan hidup, Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Timur telah mencanangkan beberapa rencana aksi dalam pembangunan berkelanjutan atau Susitainable Development Goals (SDGS) antara lain diantaranya : melaksanakan pembangunan hijau Kalimantan Timur,  pelaksanaan Forest Carbon Partnership Facility (FCPF), menjalankan pembangunan perkebunan kelapa sawit rendah emisi dan berkelanjutan, mendukung pengelolaan kawasan lindung, kawasan ekosistem esensial dan kawasan konservasi laut, termasuk pengelolaan habitat orang utan berskala bentang alam lintas Kabupaten Kutai Timur  Berau, perlindungan spesies penting dan habitatnya dan banyak program dan kegiatan lain yang dilaksanakan oleh organisasi perangkat daerah baik di provinsi dan kabupaten/kota serta seluruh stakeholder masyarakat Kalimantan Timur.

“Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat berupa sinergi dan komitmen yang kuat antara pemerintah, seluruh elemen masyarakat dan komunitas peduli lingkungan, maka saya meyakini meyakini bahwa ekosistem yang rusak dapat dipulihkan, baik itu hutan, perkotaan, pertanian, hingga lautan, antara pemerintah, masyarakat dan berbagai komunitas lingkungan” lanjutnya.

Hal ini menjadi penting menurut beliau karena dengan memulihkan ekosistem ini maka akan memberikan pengaruh positif juga kepada hajat hidup orang banyak, salah satunya dapat memberikan sumber mata pencaharian bagi orang-orang yang bergantung padanya yang tentunya hal tersebut juga dapat membantu kita dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

(PPID DLH Prov. Kaltim)


Penyusunan Visi, Misi dan Program Forum Komunikasi Bank Sampah se-Kaltim Tahun 2021

Category : Uncategorized

SAMARINDA – Dilaksanakan secara daring dan luring, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Penyusunan Visi, Misi dan Program Forum Komunikasi Bank Sampah se-Kaltim Tahun 2021 yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, Bapak E.A.Rafiddin Rizal (02/06).

Dilaksanakan di ruang rapat Adipura, kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur, anggota Tim Efektif PKA II 2021, serta ketua, sekretaris, ketua bidang, dan anggota Forum Komunikasi Bank Sampah se-Kalimantan Timur.

“Forum ini dibentuk dan difasilitasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltim sebagai media yang menjembantani antara pihak pemerintah, swasta dan masyarakat dalam mendukung percepatan pengurangan dan penanganan sampah di Provinsi Kalimantan Timur” Buka Rizal.

Dalam rangka mewujudkan Kaltim Bersih Sampah serta mewujudkan kemandirian pengelolaan sampah, maka menurut beliau perlu diambil langkah percepatan.

“Langkah-langkah percepatan berupa program maupun kegiatan yang sistematis seperti kegiatan hari ini yang harus kita lakukan” ujar beliau

“Program kegiatan yang sistematis, menyeluruh, berkelanjutan, juga bersinergi antara pemerintah, swasta dan masyarakat merupakan hal yang penting” lanjut beliau.

Untuk diketahui, Bank Sampah merupakan salah satu strategi dalam pengelolaan sampah secara bijak, dan menurut beliau, sangat diperlukan dukungan regulasi, kelembagaan, pembiayaan, pemberdayaan masyarakat dan teknologi untuk mencapai keberhasilan dalam mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat.

Dari kegiatan hari ini, berhasil dirumuskan Visi dan Misi yang diusung oleh Forum Komunikasi Bank Sampah ini.

Dengan Visi sebagai media yang memfasilitasi berbagai pihak untuk berperan aktif dalam membangun ekosistem persampahan yang berkelanjutan dalam mewujudkan Kalimantan Timur bersih sampah dan salah satu misinya yaitu mewujudkan Provinsi Kalimantan Timur Bersih Sampah 2025, Rizal berharap forum ini akan terus konsisten dan berkomitmen kuat dalam permasalahan persampahan di Provinsi Kalimantan Timur ini.

(PPID DLH Prov. Kaltim)